9 Rekomendasi Mainan Bayi Untuk Asah Kemampuan Motorik

Rekomendasi Mainan Bayi untuk Asah Kemampuan Motorik - Acosta Super Food

Sebagai orang tua, melihat perkembangan bayi adalah suatu hal yang membahagiakan. Bayi akan berkembang pada rentang usia tertentu. Ada banyak rekomendasi mainan bayi yang bisa mendorong perkembangannya lebih optimal.

Perkembangan pada bayi meliputi pertumbuhan fisik, gerak tubuh, kemampuan sosial dan emosional. Sebagai orang tua Anda harus senantiasa mengamati perkembangan anak. Pada setiap fase perkembangan, Anda bisa memberikan treatment tertentu supaya bayi bisa berkembang dengan lebih baik.

 

9 Rekomendasi Mainan Bayi untuk Asah Kemampuan Motorik - Acosta Super Food

 

Tahapan Perkembangan Motorik Anak

Selain pertumbuhan fisik, kemampuan anak menggerakan tubuh adalah hal yang cukup mudah diamati oleh orang tua. Kemampuan anak menggerakan tubuh disebut juga kemampuan motorik. Kemampuan motorik adalah suatu kemampuan pada manusia untuk melakukan suatu aksi, melibatkan otot-otot yang dimilikinya.

Untuk bisa mencapai tahap tersebut, perlu adanya kekuatan otot yang cukup, tulang yang berkembang, dan kemampuan koordinasi otak dengan anggota tubuh.

Kemampuan motorik terbagi dua yaitu motorik kasar dan motorik halus.

    • Kemampuan motorik kasar adalah kemampuan manusia untuk menggerakan otot besar pada tubuhnya. Beberapa gerakan yang menandai kemampuan motorik kasar diantaranya berjalan, berlari, melompat, dll.
    • Kemampuan motorik halus adalah suatu kemampuan untuk menggerakan otot kecil. Beberapa gerakan yang menandai kemampuan motorik halus di antaranya menggenggam sesuatu, mencoret-coret, memindahkan benda, dll.

Berikut ini adalah tahapan perkembangan motorik anak dari 1 – 12 bulan. Anda bisa mengamati tahapan-tahapan berikut ini sebagai acuan dalam memantau tumbuh kembang anak Anda.

  • 0-3 bulan

Pada fase ini, bayi akan berusaha menggerakan kepala. Otot leher akan bekerja supaya kepala bayi bisa digerakan dengan lebih leluasa. Pada awalnya bayi akan berusaha mengangkat kepalanya. Saat otot leher sudah semakin kuat, bayi akan mulai bisa menengok.

Pada fase ini, bayi juga akan mulai menendang-nendang. Motorik halusnya juga mulai berkembang ditandai dengan kemampuan menggenggam jemari. Anda bisa mulai melatih motorik halusnya dengan memberikan jari Anda untuk digenggam. Anda juga bisa memberikan mainan berukuran kecil yang bisa digenggam.

 

  • 4-6 bulan

Pada fase ini, bayi mulai bisa menggerakan dada. Saat diletakan pada posisi telungkup, bayi sudah bisa mengangkat kepala dan dadanya. Pada fase ini, bayi juga mulai memiringkan badan bahkan hingga berguling.

Pada tahap ini, leher dan badan bayi sudah semakin kuat. Anda bisa mulai melatihnya untuk duduk. Anda bisa mendudukan bayi kemudian menyandarkannya di badan atau di bantal. Motorik halus juga sudah semakin berkembang. Mainan yang awalnya hanya bisa digenggam, mulai bisa digerak-gerakan.

 

  • 7-9 bulan

Kaki si kecil sudah mulai bisa Anda latih ketika memasuki fase ini. Anda bisa membantunya berdiri sambil tetap menopang badannya. Latih hal ini secara konsisten supaya otot kaki bisa semakin kuat. Tapi jangan terlalu memaksakan anak. Motorik halus mulai berkembang lagi. Bayi mulai bisa menjangkau barang-barang dalam posisi duduk.

 

  • 10-12 bulan

Mendekati usia 1 tahun, perkembangan bayi akan tampak lebih signifikan. Fisik bayi sudah mulai kuat. Selain itu, bayi sudah mulai melakukan gerakan yang lebih kompleks dan sudah berusaha untuk merangkak.

Pada fase ini, anak Anda juga mulai bisa menjangkau benda-benda kecil disekitarnya dan melemparkan benda-benda tersebut. Hal ini menandakan motorik halusnya kembali mengalami perkembangan.

 

Mainan untuk Menstimulasi Perkembangan Motorik

Supaya motorik anak berkembang secara optimal, Anda perlu memberikan stimulus. Mainan adalah salah satu stimulan yang bisa dimanfaatkan. Ada berbagai jenis mainan yang bisa membantu meningkatkan perkembangan motorik halus maupun kasar pada anak.

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi mainan bayi 3 bulan hingga 10 bulan.

1. Kerincingan

 

9 Rekomendasi Mainan Bayi untuk Asah Kemampuan Motorik - Acosta Super Food

 

Mainan ini cocok untuk bayi 3-4 bulan. Mainan ini biasanya terbuat dari plastik dan berukuran kecil. Bayi akan menggenggam dan mainan akan mengeluarkan bunyi saat digerakan. Pada proses menggenggam mainan ini, sensor motorik halus pada bayi akan terangsang. Jika terus dibiasakan, genggaman bayi akan semakin kuat.

Tidak hanya itu, bunyi mainan saat digerakan akan membantu merangsang kemampuan kognitif bayi. Hal tersebut bisa menjadi pengenalan awal bagi bayi mengenai konsep sebab akibat, yaitu saat mainan digerakan, akan keluar suatu bunyi gemerincing.

Dengan mainan ini, bayi berusia 3 bulan sudah cukup senang.

Perkembangan bayi tercinta akan selalu menjadi moment yang menggemaskan.
Ayo lengkapi perkembangan buah hati dengan Newbie Tech Baby Rattle.
Manfaat Baby Rattle :
1. Menstimulasi saraf motorik bayi
2. Melatih indera pendengaran dan penglihatan bayi
3. Membantu memonitor kegiatan bayi

 

2. Teether

Teether atau mainan gigit adalah salah satu mainan yang diberikan pada proses tumbuh gigi. Bayi bisa menggigit mainan ini dan merasa lebih nyaman karena gusinya tidak akan lagi terasa gatal. Mainan ini umumnya dibuat dengan warna yang cerah untuk menarik minat bayi. Bentuknya juga bervariasi. Jika Anda ingin merangsang motorik dan sensorik secara bersamaan, Anda bisa memilih teether yang permukaannya memiliki tekstur berbeda pada beberapa bagiannya.

Saat memainkan teether, bayi akan menggenggam dan menggigitnya. Hal ini bisa memicu rangsangan motorik. Rangsangan sensorik akan terjadi saat bayi menggenggam permukaan teether yang teksturnya bervariasi.

Demi keamanan bayi, pastikan teether dalam keadaan higienis saat dimasukan dalam mulut bayi. Anda bisa merendamnya terlebih dahulu pada air panas selama 30 menit dan bisa memberikan mainan tersebut pada bayi saat sudah dikeringkan.

Anda juga bisa membersihkan teether dengan campuran air dan baking soda secara berkala. Setelah beberapa waktu terus dimainkan, teether pasti dalam kondisi kotor. Campuran air dan baking soda bisa membersihkan mainan ini hingga ke celah yang sulit dijangkau.

 

3. Boneka Lembut

Boneka adalah salah satu rekomendasi mainan bayi 4 bulan. Pada usia 3-4 bulan bayi sedang aktif mengeksplorasi berbagai benda untuk digenggam. Anda bisa memberi berbagai varian mainan untuk menguatkan genggaman dan mengenalkan bayi pada berbagai tekstur barang.

Anda bisa memberikan boneka dengan tekstur lembut dan berukuran kecil. Hal ini untuk memudahkan bayi pada usia ini saat memainkannya. Biarkan bayi menggenggam dan melemparkan boneka tersebut.

Pada proses menggenggam dan melempar itulah motorik halus anak akan terlatih. Karena bayi pada usia ini kerap memasukan berbagai barang ke mulutnya, pastikan Anda selalu menjaga kebersihan boneka. Cucilah boneka secara berkala supaya tidak terlalu banyak endapan debunya.

 

4. Buku Kain

Buku adalah salah satu mainan edukatif yang kerap direkomendasikan. Buku yang menjadi rekomendasi mainan bayi 6 bulan adalah buku kain dengan gambar yang menarik dan warna yang cerah. Buku kain menjadi pilihan karena tidak mudah robek dan aman untuk bayi. Buku dari bahan kertas sangat rawan tersobek oleh bayi.

Selain itu, sisi-sisi kertas terkadang cukup tajam dan bisa melukai kulit bayi yang masih tipis. Rangsangan pada motorik halus terjadi saat bayi membolak-balik buku. Bayi akan meremas buku saat membolak-balik halaman.

Selain itu, bayi juga mendapatkan rangsangan pada kemampuan kognitifnya saat melihat gambar-gambar di buku tersebut. Saat melihat gambar, otak bayi akan terangsang untuk memahami bentuk gambar. Anda bisa juga merangsang daya imajinasi anak menggunakan buku bergambar ini.

Anda bisa mendongengkan suatu cerita mengacu pada gambar. Biarkan bayi menyimak sembari memainkan bukunya. Hal ini juga bisa meningkatkan bonding antara Anda sebagai orang tua dengan si buah hati.

 

5. Mainan Pencet

 

9 Rekomendasi Mainan Bayi untuk Asah Kemampuan Motorik - Acosta Super Food

 

Bayi, dengan tangan mungilnya bisa mengeksplorasi gerakan tangan. Selain menggenggam dia juga bisa memencet suatu benda. Supaya lebih seru, mainan pencet yang mampu menghasilkan suara-suara tertentu bisa diberikan.

Bayi berusia 6 bulan sudah bisa Anda berikan mainan pencet. Bisa berupa piano mainan atau suatu mainan dengan tombol-tombol tertentu yang bisa menghasilkan berbagai varian suara pada saat tombol dipencet. Ada mainan pencet yang bisa mengeluarkan suara seperti sirine, suara hewan, hingga musik.

Selain bisa merangsang motorik anak, suara-suara yang dihasilkan bisa melatih pendengaran anak. Kecerdasan anak juga bisa ditingkatkan dengan mainan pencet yang mengeluarkan musik. Berdasarkan penelitian, musik adalah salah satu stimulasi yang baik untuk meningkatkan kecerdasan anak di fase usia emas.

Perkembangan bayi tercinta akan selalu menjadi moment yang menggemaskan.
Ayo lengkapi perkembangan buah hati dengan Newbie Tech Baby Squaker.

Manfaat Baby Squaker :
1. Menstimulasi saraf motorik bayi
2. Melatih indera pendengaran dan penglihatan bayi
3. Membantu memonitor kegiatan bayi

6. Bola

Anak berusia 6 – 12 bulan sudah bisa Anda ajak bermain bola. Anda bisa menggelindingkan bola dan meminta anak menangkapnya. Anak juga bisa melempar bola dan kemudian Anda menangkapnya. Bola yang mampu menggelinding juga akan mendorong bayi untuk bergerak mengejarnya. Bayi bisa merangkak atau berjalan merambat untuk mengambil bola tersebut.

Dengan bermain bola, motorik halus dan kasar bisa sekaligus dilatih.

7. Puzzle Sederhana

 

9 Rekomendasi Mainan Bayi untuk Asah Kemampuan Motorik - Acosta Super Food

 

Rekomendasi mainan bayi 10 bulan yang baik untuk merangsang motorik, kognitif dan juga kecerdasannya adalah mainan puzzle. Bagi anak 10 bulan, Anda bisa memberi puzzle sederhana. Puzzle sebagai mainan anak memiliki banyak variasi.

Tidak hanya puzzle konvensional yang terdiri dari beberapa panel yang membentuk suatu gambar, ada juga puzzle geometris yang menuntut anak mencocokan suatu bangun geometris terhadap ruang yang tepat. Motorik anak akan terlatih saat anak menggenggam panel-panel puzzle.

Kognitif dan kecerdasan anak akan terlatih saat berusaha mencocokan panel yang tepat.Sebagai permulaan, Anda bisa memberikan contoh. Saat bermain, Anda juga bisa mendampingi anak dan memberikan instruksi. Setelahnya, biarkan anak melakukan eksplorasi dan mencari sendiri cara memecahkan susukan puzzle.

 

TERBARU dari COTTON!
– Melatih kecepatan
– Melatih saraf motorik dan sensorik pada anak
– Mengenal banyak warna dan bentuk

Cara mainnya mudah!
Pilih gambar mana yang ingin kamu selesaikan dari 10 variasi gambar yang sudah tersedia
letakkan di papan yang telah ada dan jepit dengan penjepit
masukkan button yang cocok dengan gambar

8. Alat Musik Pukul Mainan

 

9 Rekomendasi Mainan Bayi untuk Asah Kemampuan Motorik - Acosta Super Food

Seperti yang sudah disinggung di atas, musik bisa merangsang kecerdasan anak. Selain memperdengarkan musik pada anak, Anda bisa memberikan alat musik mainan sebagai rangsangan. Bagi anak-anak bayi di umur 10 bulan, alat musik pukul lebih direkomendasikan. Anda bisa memberi drum mainan atau xylophone mainan.

Pada fase ini, Anda bisa lebih dulu memperkenalkan ritme musik. Proses rangsangan motorik terjadi saat anak menggenggam stick pemukul alat musik. Gerakan memukul juga bisa meningkatkan kemampuan motorik anak supaya lebih optimal lagi.

 

9. Permainan Rintangan

Pada usia 10 bulan, otot kaki anak sudah mulai kuat. Anak biasanya sudah mulai bisa merangkak atau berjalan merambat. Jika anak Anda menunjukan perkembangan tersebut, latihan motorik kasar bisa dilakukan.

Cara yang mudah untuk melatih motorik kasar adalah dengan permainan rintangan. Anda bisa menyusun beberapa bantal dan mengarahkan anak untuk melewati rintangan tersebut.

Motorik kasar akan terlatih saat anak berusaha memanjat rintangan tersebut. Semakin rutin memainkan hal ini, otot kaki milik anak Anda akan semakin kuat. Anak bisa lebih cepat untuk lancar berjalan.

 

Berbagai permainan di atas bisa diberikan pada anak Anda. Mainan untuk melatih motorik bisa meningkatkan keluwesan gerak-gerik anak, kemampuan koordinasi anak juga bisa dilatih. Dengan rekomendasi mainan bayi di atas, koordinasi antara saraf otak dan anggota tubuh anak bisa ditingkatkan.

Sebutkan Perbedaan Motorik Kasar Dengan Motorik Halus

- Kemampuan motorik kasar adalah kemampuan manusia untuk menggerakan otot besar pada tubuhnya. Beberapa gerakan yang menandai kemampuan motorik kasar diantaranya berjalan, berlari, melompat, dll. - Kemampuan motorik halus adalah suatu kemampuan untuk menggerakan otot kecil. Beberapa gerakan yang menandai kemampuan motorik halus di antaranya menggenggam sesuatu, mencoret-coret, memindahkan benda, dll

Sebutkan Mainan untuk Menstimulasi Perkembangan Motorik

1. Kerincingan 2. Teether 3. Boneka Lembut 4. Buku Kain 5. Mainan Pencet 6. Bola 7. Puzzle Sederhana 8. Alat Musik Pukul Mainan

Sebutkan Tahapan - Tahapan Perkembangan Motorik Anak

● 0-3 bulan ● 4-6 bulan ● 7-9 bulan ● 10-12 bulan

 

Artikel terkait