7 Rekomendasi Mainan Anak Laki-Laki Agar Tetap Aktif

Mainan Anak Laki-7 Rekomendasi Mainan Anak Laki-Laki Agar Tetap Aktif-Acosta

Mainan anak yang sangat banyak jenisnya membuat orang tua terkadang bingung ingin memberikan yang mana. Untuk Anda yang ingin membelikan mainan untuk anak sebaiknya sesuaikan dengan jenis kelamin sang anak.

Sebenarnya mainan yang bersifat universal atau bisa untuk perempuan maupun laki-laki cukup banyak. Namun jika memilih yang sesuai karakter jenis kelamin akan lebih cocok dan membuat anak menjadi lebih senang.

Untuk anak laki-laki sebaiknya dipilihkan mainan yang bisa membuatnya tetap aktif. Bagi Anda yang sedang mencari mainan anak laki laki yang tetap bisa membuatnya aktif, berikut ini adalah rekomendasinya:

Rekomendasi Mainan Anak Laki-Laki Agar Tetap Aktif

Rekomendasi Mainan Anak Laki-Laki agar Tetap Aktif - Acosta

1. Hula Hoop

Anda tentu sudah tidak asing lagi bukan dengan mainan hula hoop? Mainan yang berbentuk gelang besar ini banyak dianggap sebagai mainan anak perempuan. Padahal hula hoop termasuk mainan untuk anak laki-laki yang bisa membuatnya tetap aktif.

Permainan hula hoop sendiri ditemukan oleh Richard knerr dan Arthur Merlin pada tahun 1958. Biasanya hula hoop dibuat dari bahan rotan maupun plastik. Ukuran dari hula hoop juga sangat bermacam-macam mulai dari yang besar sampai yang kecil.

Hula hoop dimainkan dengan cara menggoyangkannya di pinggang agar tidak jatuh. Cara memainkan hula hoop adalah dengan menggoyangkan pinggul dan pinggang dengan ritme yang teratur. Anak harus bisa menjaga keseimbangan agar hula hoop tidak jatuh.

Gerakan menggoyangkan hula hoop ini secara tidak langsung menguatkan 3 otot pada tubuh anak. Ketiga otot ini yaitu otot punggung bagian atas, otot oblique, dan otot abdomen. Otot-otot ini penting dalam sistem koordinasi dan ketahan tubuh anak.

Bermain hula hoop memang terlihat mudah, namun sebenarnya dibutuhkan konsentrasi dan koordinasi otot yang tepat. Dalam memainkan hula hoop ada sekitar 30 otot yang digerakkan secara bersamaan.

Hula hoop ini bisa dimainkan di dalam maupun di luar rumah bersama dengan teman-teman. Akan lebih mengasyikan jika anak bisa berlomba dalam memainkan hula hoop. Permainan ini akan membuat anak lebih aktif menggerakan otot pada tubuhnya.

Perlu Anda ketahui, hula hoop juga bisa membantu meredakan rasa nyeri pada punggung. Bermain hula hoop juga bisa membantu untuk meluruskan tulang pada bagian belakang. Dengan bermain hula hoop anak akan menjadi lebih sehat karena aliran darahnya semakin lancar.

 

2. Hopper Ball

Rekomendasi mainan untuk anak laki-laki agar tetap aktif yang selanjutnya adalah hopper ball. Hopper ball adalah mainan berbentuk bola besar yang bisa dinaiki. Bola ini biasanya terbuat dari bahan lateks sehingga kuat dan tidak mudah pecah.

Hopper ball mampu menahan beban hingga 135 kg, sehingga sangat aman untuk dimainkan oleh anak-anak. Orang dewasa juga bisa memainkannya, hopper ball ini biasanya digunakan dalam latihan yoga.

Bermain hopper ball lebih menyenangkan jika dimainkan di luar ruangan. Anak bisa menjelajahi lingkungan sekitar rumah dengan menggunakan bola yang satu ini.

Hopper ball dilengkapi dengan gagang untuk dijadikan pegangan anak selama memainkannya. Anak akan melompat agar bisa berpindah dengan menggunakan hopper ball ini. Tidak hanya melakukan gerakan melompat saja, anak juga harus aktif menggerakkan tangan untuk mengemudikan hopper ball.

Bentuk dari hopper ball pada umumnya seperti bola dengan ukuran yang lebih besar. Namun sekarang sudah banyak hopper ball yang didesain dalam bentuk hewan seperti kuda.

 

3. Egrang

Rekomendasi mainan anak umur 4 tahun yang bisa membuatnya tetap aktif selanjutnya adalah egrang. Egrang termasuk mainan tradisional yang biasanya terbuat dari kayu.

Sebenarnya egrang yang biasa kurang cocok untuk dimainkan anak usia 4 tahun, Anda bisa memodifikasinya agar aman untuk anak usia ini. Anda bisa membuat egrang dengan menggunakan batok kelapa dan juga tali.

Egrang batok kelapa ini bisa menjadi mainan yang menyenangkan untuk anak laki-laki usia 4 tahun. Mainan ini akan lebih menyenangkan jika dimainkan bersama-sama.

Bermain egrang tidak hanya menyenangkan tapi juga bagus untuk latihan motorik kaki anak. Latihan keseimbangan juga bisa dilakukan dengan bermain egrang ini. Egrang juga bagus untuk melatih keseimbangan tubuh anak dan koordinasi gerak tangan dan kaki pada anak.

Agar tetap menarik dan seru Anda bisa mengajak anak Anda untuk berlomba atau adu cepat bermain egrang. Anda juga bisa mengajak anak Anda untuk membuat egrang dari batok kelapa ini. Dengan cara ini Anda juga bisa melatih kreativitas yang dimiliki oleh anak Anda.

 

4. Twister

Mungkin Anda masih sedikit asing dengan mainan twister ini bukan? Twister merupakan mainan yang dimainkan secara berkelompok minimal 2 orang.

Cara bermain twister adalah anak harus memposisikan tangan atau kaki sesuai dengan perintah pada bulatan warna yang sudah disediakan. Anda harus memberikan aba-aba pada anak agar memposisikan tangan atau kakinya pada bulatan warna.

Melalui permainan twister kelenturan tubuh anak akan terlatih dan anak juga bisa belajar mengenal warna. Permainan ini lebih seru jika dimainkan bersama dengan teman maupun anggota keluarga lainnya.

Twister tidak hanya bisa dibeli saja tapi Anda juga bisa membuatnya di rumah bersama dengan anak Anda. Untuk membuat twister Anda bisa memanfaatkan kertas warna atau menggambar bulatan warna di lantai.

Twister yang dibuat sendiri bisa lebih besar dengan warna yang beragam. Tentu saja hal ini akan membuat permainan twister semakin menyenangkan. Bermain twister anak akan bergerak dan tetap aktif.

Permainan twister juga bisa dimainkan di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Twister juga cocok untuk dimainkan anak mulai usia 3 tahun ke atas. Bahkan orang dewasa pun masih banyak yang memainkan permainan ini.

 

5. Pita Pelangi

Rekomendasi mainan untuk anak laki-laki usia 2 tahunan adalah pita pelangi. Mainan anak usia 2 tahun ini berbentuk pita warna-warni yang diikat pada sebuah tongkat.

Mainan pita pelangi ini mungkin terlihat sederhana tapi untuk memainkannya harus menggunakan teknik yang khusus. Untuk memainkan pita pelangi ini anak tidak hanya bisa diam saja tapi juga harus bergerak.

Pita pelangi ini merupakan mainan yang sederhana tapi bisa mengasah kreativitas anak dan daya imajinasi anak. Sambil bermain anak bisa berimajinasi sedang membuat ombak atau gelombang dengan pita ini.

Anak juga bisa menjadikan pita ini sebagai benda ajaib yang bisa menjadi apa saja dalam bayangannya. Mainan yang sederhana ini bisa membuat anak tetap aktif bermain selama berjam-jam.

 

6. Layang-layang

Mainan anak laki yang bisa membuatnya tetap aktif selanjutnya adalah layang-layang. Layang-layang memang identik dengan permainan anak laki-laki karena harus dimainkan di luar ruangan.

Bermain layang-layang membuat anak-anak lebih aktif karena anak harus berlari agar bisa menerbangkan layangannya. Memainkan layang-layang terlihat mudah memang tapi tidak semua anak bisa menerbangkannya. Hal ini dikarenakan untuk menerbangkan layang-layang diperlukan teknik khusus.

Bermain layang-layang sangat menyenangkan bagi anak-anak, karena anak bisa bermain di luar ruangan bersama teman yang lainnya. Layang-layang juga bisa melatih motorik anak dan koordinasi pada anak. Hal ini dikarenakan ketika bermain layang-layang anak harus menggerakkan tangan agar layangan terbang dengan baik.

Sebagai orang tua Anda juga harus mengawasi anak-anak ketika bermain layang-layang. Pastikan anak bermain layang-layang di tempat yang aman dan tidak mengganggu orang lain.

 

7. Skuter atau Sepeda

Mainan Anak Laki-7 Rekomendasi Mainan Anak Laki-Laki Agar Tetap Aktif-Acosta

 

Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan mainan skuter bukan? Skuter ini merupakan bentuk sederhana dari sepeda. Mainan skuter tidak mempunyai pedal seperti sepeda melainkan dijalankan dengan kaki.

Mainan skuter pertama kali diciptakan pada tahun 1970 dengan menggabungkan kursi dari traktor yang sudah tua dengan stang sepeda. Skuter harus dikendalikan dengan benar agar bisa meluncur ke depan.

Untuk mengendalikan skuter harus ada koordinasi antara gerakan tangan dan kaki. Tentu saja hal ini bisa dijadikan sebagai latihan koordinasi gerak pada anak.

Skuter juga termasuk mainan yang aman karena posisi kursinya berada dekat dengan tanah. Hal ini tentu membuat anak menjadi lebih nyaman bermain dan Anda tidak khawatir anak akan terjatuh. Bermain skuter akan membuat anak tetap aktif bergerak.

Jika skuter sulit atau mahal didapatkan Anda bisa memberikan anak mainan berupa sepeda. Sepeda dengan roda 3 bentuknya hampir mirip dengan skuter sehingga cocok untuk anak-anak usia 3 sampai 5 tahun.

 

Tips Memilih Mainan Untuk Anak Laki-Laki

Mainan Anak Laki-7 Rekomendasi Mainan Anak Laki-Laki Agar Tetap Aktif-Acosta

Apakah Anda masih bingung memilih mainan yang mana untuk anak laki-laki Anda? Agar Anda lebih yakin mainan apa yang cocok untuk anak laki-laki berikut ini ada beberapa tips dalam memilih mainan untuk anak laki-laki:

1. Pilih Sesuai dengan Usia

Tips yang pertama dalam memilih mainan untuk anak laki-laki adalah memilihkan yang sesuai dengan usia. Untuk anak usia dibawah 3 tahun sebaiknya pilih mainan yang aman untuk digigit.

Pada usia 1 sampai 3 tahun anak masih suka untuk memasukkan barang ke dalam mulutnya. Jadi pastikan jika ingin membelikan mainan untuk anak usia 1 sampai 3 tahun terbuat dari bahan yang aman.

Pilih juga mainan yang bisa melatih motorik anak dan dapat meningkatkan kreativitas anak. Tidak hanya itu, pilih mainan untuk anak yang bisa dimainkan secara bersamaan. Dengan mainan yang bisa dimainkan bersama secara tidak langsung Anda mengajarkan untuk berbagi.

 

2. Pilih yang Aman

Memilihkan mainan untuk anak haruslah yang aman, tidak hanya terbuat dari bahan yang aman saja tapi juga aman untuk dimainkan. Hindari untuk memilih mainan yang mempunyai ujung tajam atau yang bisa berpotensi melukai.

Salah satu mainan untuk anak laki-laki adalah pedang-pedangan, mainan ini boleh saja Anda berikan namun pastikan ujung dari pedang tumpul. Pilihkan juga pedang yang terbuat dari bahan plastik yang aman.

 

3. Pilih yang Bisa Mengasah Motorik dan Kecerdasan Anak

Mainan yang baik untuk anak sebaiknya bisa mengasah motorik dan juga kecerdasan. Jenis mainan yang bisa mengasah motorik juga akan membuat anak tetap aktif.

Anak-anak memang harus aktif agar tumbuh kembangnya maksimal. Anak yang aktif biasanya mempunyai kecerdasan yang bagus. Oleh karena itu, Anda harus memilihkan mainan yang bisa mengasah motorik dan bisa membuat anak tetap aktif.

Mainan anak memang banyak pilihannya, sebagai orang tua Anda harus pandai dalam memilihkannya. Melalui mainan Anda bisa sekaligus mengasah motorik sekaligus kecerdasan anak.

Sebutkan Rekomendasi Mainan Anak Laki-Laki agar Tetap Aktif!

1. Hula Hoop 2. Hopper Ball 3. Egrang 4. Twister 5. Pita Pelangi 6. Layang-layang 7. Skuter atau Sepeda

Sebutkan Tips Memilih Mainan Untuk Anak Laki-Laki!

1. Pilih Sesuai dengan Usia 2. Pilih yang Aman 3. Pilih yang Bisa Mengasah Motorik dan Kecerdasan Anak

Bagaimana cara bermain twister?

Cara bermain twister adalah anak harus memposisikan tangan atau kaki sesuai dengan perintah pada bulatan warna yang sudah disediakan. Anda harus memberikan aba-aba pada anak agar memposisikan tangan atau kakinya pada bulatan warna. Melalui permainan twister kelenturan tubuh anak akan terlatih dan anak juga bisa belajar mengenal warna. Permainan ini lebih seru jika dimainkan bersama dengan teman maupun anggota keluarga lainnya. Twister tidak hanya bisa dibeli saja tapi Anda juga bisa membuatnya di rumah bersama dengan anak Anda. Untuk membuat twister Anda bisa memanfaatkan kertas warna atau menggambar bulatan warna di lantai. Twister yang dibuat sendiri bisa lebih besar dengan warna yang beragam. Tentu saja hal ini akan membuat permainan twister semakin menyenangkan. Bermain twister anak akan bergerak dan tetap aktif. Permainan twister juga bisa dimainkan di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Twister juga cocok untuk dimainkan anak mulai usia 3 tahun ke atas. Bahkan orang dewasa pun masih banyak yang memainkan permainan ini.

Artikel terkait