15 Rekomendasi Permainan Untuk Latih Motorik Halus Anak

15 Rekomendasi Permainan Untuk Latih Motorik Halus Anak - Acosta

Kemampuan motorik halus merupakan kemampuan yang bisa dikembangkan sejak usia dini. Motorik halus berfokus pada otot-otot tangan pada anak-anak. Melalui permainan kemampuan ini juga bisa ditingkatkan. Motorik halus penting bagi sikecil yang berpengaruh pula pada kemampuan akademiknya.

Bila tidak dilatih maka anak akan merasa kurang percaya diri.  Anak juga bisa menjadi pribadi yang kurang mandiri. Berikut 15 rekomendasi permainan untuk melatih motorik halus anak yang bisa dimainkannya di rumah saja serta murah meriah.

Rekomendasi Permainan Untuk Latih Motorik Halus Anak

Rekomendasi Permainan Untuk Latih Motorik Halus Anak - Acosta Super Food

1. Kertas Lipat

Contoh kegiatan motorik halus anak usia dini bisa dilihat dari permainan melipat kertas. Permainan ini mampu melatih tangan anak untuk bekerja akurat dan serta meningkatkan ketajaman visual. Anak juga bisa memahami diagram atau gambar saat melipat kertas. Hal ini bermanfaat untuk melatih imajinasi buah hati sejak dini.

Dengan belajar seni anak jadi lebih kreatif. Melipat kertas butuh kesabaran karena mengikuti pola yang tak jarang rumit. Anak-anak bisa dilatih untuk memecahkan masalah atas kerumitan yang ditemuinya saat melipat.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Shumakov di Rusia menyatakan bahwa melipat kertas mampu meningkatkan hemisphere kanan dan kiri. Anak dituntut berpikir kreatif dan mengasah daya ingatnya agar mampu mengikuti pola lipatan yang diinstruksikan. Mainan ini juga murah meriah dan bisa dibentuk berbagai model mulai dari bunga, perahu bahkan binatang.

 

2. Cetakan Pasir

15 Rekomendasi Permainan Untuk Latih Motorik Halus Anak - Acosta

Permainan pasir sangat diminati oleh anak-anak. Mainan edukasi anak ini juga bisa melatih motorik halus bayi usia tiga tahun dengan meremas pasir. Walaupun begitu saat memainkannya orang tua harus mendampingi agar tidak dimasukan kedalam mulutnya. Mainan ini juga disediakan cetakan dalam berbagai bentuk menarik mulai dari alfabet hingga karakter hewan.

Anak akan diajari untuk bersabar memasukan pasir kedalam cetakan. Ia juga dituntut untuk berkonsentrasi saat memasukannya agar pas dan tidak tumpah. Melalui permainan ini anak akan mengenal tekstur baru dan melatih kemampuan sensoriknya.

Menurut penulis buku The Emotionally Healthy Child yakni Maureen Healy menyatakan bahwa dengan bermain pasir bisa menyalurkan rasa frustasi dan stres. Selain itu mainan ini bisa dimainkan secara individu maupun berkelompok. Kreativitas anak bisa pula diasah melalui permainan ini.

Magic Sand Birthday Party adalah mainan pasir yang mampu melatih motorik anak anda, berikut deskripsi dari produk Birthday party:
– 2 kantong pasir (total berat 2 kantong kisaran 360 gram).
– 1 tatakan kue merangkap cetakan topping.
– 2 cetakan cookies.
– 1 cetakan cupcake.
– 2 model pisau

 

3. Fun-doh

15 Rekomendasi Permainan Untuk Latih Motorik Halus Anak - Acosta

Playdoh adalah mainan yang terbuat dari adonan tanah liat maupun lempung.  Tekstur playdoh lebih basah dan padat ketimbang pasir serta tidak lengket di tangan. Mainan ini juga menggunakan berbagai warna menarik yang mampu meningkatkan imajinasi buah hati.

Playdoh mampu melatih motorik halus sikecil. Untuk memainkannya anak akan memencet, mendorong hingga menggulung playdoh menjadi bentuk yang diinginkan. Mainan ini juga bisa digunakan sebagai wadah anak untuk meluapkan emosi. Playdoh mampu meningkatkan koordinasi mata dan tangan. Anak juga bisa belajar menulis dengan membentuk huruf dengan playdoh.

 

4. Puzzle

Motorik halus anak usia 5-6 tahun bisa dilatih melalui permainan puzzle. Anda bisa memilihkan puzzle yang tidak begitu rumit pada usia ini. Lambat laun tambah level kerumitannya sesuai pertambahan usianya. Puzzle mendorong anak untuk melatih kemampuan kognitifnya. Ia akan mengenal gambar, bentuk, warna dan ukuran saat bermain puzzle.

Bermain puzzle butuh ingatan yang kuat agar bisa merangkai gambar secara utuh. Anak diminta untuk menganalisis warna, ukuran dan posisi kepingan puzzle ke posisi yang sesuai. Untuk merangkainya juga butuh kesabaran dan konsentrasi penuh. Puzzle cocok untuk mengasah dan meningkatkan kecerdasan otak buah hati.

 

5. Balok Kayu

Selain puzzle anak bisa direkomendasikan permainan balok. Melalui mainan ini anak akan diajarkan untuk bersosialisasi karena mainan ini juga menyenangkan dimainkan secara kelompok. Balok merupakan permainan konstruktif karena bisa digunakan untuk membangun gedung, rumah, menara, jalan hingga bangunan lainnya.

Permainan balok bisa meningkatkan rasa percaya diri anak akan kemampuan yang dimilikinya. Anak belajar berbagai warna, ukuran dan berhitung melalui permainan ini. Mainan ini juga bagus untuk bayi dibawah usia 5 tahun yang mulai aktif dan memiliki rasa keingintahuan tinggi.

 

6. Bola Plastik

Saat anak mulai pada tahap usia merangkak maupun berjalan mainan bola plastik sangat direkomendasikan. Mainan ini mendorong anak untuk lebih aktif bergerak mengikuti bola yang menggelinding. Bola plastik memiliki massa yang ringan dengan bahan yang empuk.

Bola plastik disarankan untuk bayi usia 1-3 tahun. Pilih ukuran 15-20 cm dan lakukan lempar tangkap bola dengan buah hati. Permainan ini mampu melatih otot pada tangan dan kaki bayi. Permainan bola tangkap ini juga bisa meningkatkan konsentrasinya.

 

7. Kolam Balon

Ingin menghibur si kecil yang hanya bisa bermain di rumah ? kolam balon dapat menjadi pilihan yang tepat. Mainan ini bisa pula digunakan untuk bayi yang ingin tumbuh lebih percaya diri. Menurut penelitian kolam balon mampu meningkatkan kecerdasan bayi.

Anak bisa belajar keseimbangan tubuh dalam kolam air. Otot tubuh anak khususnya pada tangan dan kaki menjadi lebih kuat. Isi kolam balon dengan bola plastik maupun mainan apung lainnya. Biarkan anak bermain sambil mengamati bagaimana benda-benda terapung tersebut bergerak diatas air.

 

8. Kulintang

Untuk mengasah motorik halus anak bisa pula melalui permainan yang menghasilkan bunyi. Anda bisa mengenalkan mainan kulintang yang cara memainkannya dengan cara dipukul. Anak bisa memahami ritme atau bunyi serta daya ingatnya ikut terlatih. Musik sendiri terbukti bermanfaat untuk meningkatkan perkembangan otak pada anak-anak.

 

9. Busy Book

Tak seperti buku pada umumnya busy book memiliki tekstur lebih lembut dan tebal. Umumnya terbuat dari kain flanel yang berisi gambar tiga dimensi. Anak tak akan bosan untuk menyimak isi dari busy book. Ia bisa mencocokan gambar dengan teksnya.  Penggunaanya mampu mengurangi pemakaian gawai bagi anak-anak.

Busy book dapat mengajari anak bagaimana mengikat tali sepatu, mengancingkan baju hingga mengenal jam. Anak juga bisa belajar bentuk bahkan tekstur sehingga kemampuan sensoriknya akan lebih peka.

 

10. Mewarnai

Menurut Color Psychology menyatakan bahwa mewarnai mampu meningkatkan perkembangan tangan, pergelangan tangan hingga jari tangan. Mewarnai nyatanya mampu merangsang kreativitas anak dengan belajar menelurkan ide warna yang digunakan pada sebuah gambar. Anak mendapatkan pengetahuan terkait warna-warna yang digunakannya.

Dengan mewarnai anak belajar bagaimana meningkatkan kesadaran batas, spasial dan struktur. Mewarnai merupakan bentuk ekspresi diri si kecil serta dapat dijadikan terapi menghilangkan stres.

 

11. Gelembung Sabun

Gelembung sabun merupakan permainan yang hampir dimainkan oleh setiap anak di berbagai negara. Mainan ini sudah diperkenalkan pada anak usia 2-3 tahun. Gelembung sabun bisa dibuat dengan memakai sabun dan air.  Untuk menciptakan gelembung diperlukan kesabaran dan kehati-hatian saat meniup air sabun.

Kegiatan meniup gelembung sabun ini bisa merangsang otot pada mulut sehingga memudahkan anak untuk berbicara. Tak jarang anak-anak gemar sekali menangkap gelembung sabun yang melayang dan memecahkannya. Bagi anak yang baru bisa berjalan permainan ini bisa memotivasinya untuk lebih aktif bergerak.

Bamba Tray merupakan salah satu mainan gelembung anak, berikut adalah informasi mainan Bamba Tray:

  1. Size : 18x 13,5 x 8,5 cm
  2. Weight : 1 kg/Tray
  3. Usia: 3 Tahun

 

12. Bermain Karet Gelang

Karet gelang bisa disusun hingga menyerupai tali yang bisa dipakai anak-anak untuk melompat. Dengan melompat anak bisa meningkatkan keseimbangan serta otot bisa jadi lebih kuat. Permainan ini mampu dijadikan salah satu cara menurunkan berat badan serta menjaga kesehatan jantung.

Selain bisa digunakan sebagai lompat tali karet gelang bisa dipakai untuk bermain yoyo. Anak juga bisa memainkannya untuk membentuk simpul ajaib misalnya saja bentuk bintang. Semakin mirip bentuk simpulnya  maka semakin rumit dibuat. Hal ini mampu meningkatkan imajinasi si kecil untuk membuat simpul berbagai bentuk.

 

13. Berkebun

Permainan motorik kasar dan halus bisa dirangsang melalui kegiatan berkebun. Anak mendapatkan pengetahuan bagaimana pertumbuhan tanaman mulai dari biji hingga berbuah. Kemampun sensoriknya juga ikut terlatih dengan merasakan tekstur tanah, bunga hingga kelopak bunga ditangannya.

Anak akan lebih sabar dan melatih tanggung jawab atas tanaman yang ditanamnya. Anda bisa pula mengajarkan pentingnya menjaga lingkungan. Ia akan lebih cinta terhadap alam dan menghargai makanan. Anak bisa hidup lebih sehat dengan konsumsi buah dan sayur.

Berkebun mampu meningkatkan daya tahan tubuh anak jadi lebih kuat. Kenyataannya berani kotor itu baik untuk membuat anak sering terpapar mikroba sejak dini. Dengan begitu ia akan memiliki imunitas yang lebih terhadap bibit penyakit.

 

14. Menempel Sticker

Meskipun kelihatannya sederhana namun permainan ini membawa banyak manfaat bagi anak-anak. Menempel stiker mampu meningkatkan konsentrasi buah hati. Ia juga akan fokus dan mencari tahu bagaimana melepas stiker dan menempelkannya kembali tanpa mengenai jarinya. Jari-jarinya aktif bergerak untuk mengambil stiker dan menempelkannya pada tempat yang diinginkan.

Melalui stiker anak dilatih mengenali aneka bentuk dan warna. Menempelkan stiker kadang menjadi pekerjaan yang sulit. Butuh kesabaran agar stiker bisa menempel pada tempat yang tepat. Anak bahkan bisa duduk diam hingga 15 menit untuk memainkan permainan ini. Apalagi stiker saat ini didesain menarik dengan karakter superhero, buah-buahan, alfabet bahkan binatang.

 

15. Menggunting Pola Kertas

Melatih motorik halus buah hati anda bisa pula melalui menggunting pola kertas. Peralatan yang dibutuhkan cukup sederhana hanya gunting kertas dan pola kertas. Mintalah anak untuk menggunting kertas sesuai dengan polanya. Dari permainan ini otot jari akan terasah kekuatannya.  Hal ini dikarenakan kekuatan anak bertumpu pada dua jari  yang digunakan untuk mengoperasikan gunting kertas.

Selain itu menggunting pola kertas bukanlah pekerjaan yang mudah. Ia dituntut fokus dan berkonsentrasi agar potongan yang dihasilkan sesuai dengan pola kertas. Permainan ini bisa dimainkan oleh anak usia diatas 3 tahun dengan didampingi oleh orang tua.

Permainan ini merangsang koordinasi mata dan tangan buah hati Anda.  anak perlu menggerakan tangan kanan dengan memegang gunting sementara tangan kirinya memegang kertas. Mata juga perlu mengikuti gerakan gunting agar tidak salah memotong kertas. Buah hati anda secara tidak langsung berlatih kesabaran agar potongan pas dan tidak melewati garis yang telah ditentukan.

 

15 rekomendasi permainan untuk melatih motorik halus anak di atas hanya sebagian kecil permainan yang bisa dilakukan di rumah saja. Selain menghibur dan seru untuk dilakukan nyatanya permainan diatas juga bisa dijadikan media belajar anak anda.

Anak jadi tidak bosan berkegiatan di rumah serta termotivasi untuk belajar warna, bentuk, bunyi hingga alfabet. Tidak lupa pujilah hasil karyanya sebagai bentuk penghargaan terhadap hasil kerja keras buah hati anda.

3 Rekomendasi Permainan Untuk Latih Motorik Halus Anak

1. Kertas Lipat 2. Cetakan Pasir 3. Playdoh

4 Permainan Anak Paling Aman

1. Busy Book 2. Mewarnai 3. Menempel Sticker 4. Menggunting Pola Kertas

3 Permainan Anak Paling Seru

1. Balok Kayu 2. Bola Plastik 3. Kolam Balon

Artikel terkait