6 Mainan Murah Meriah Zaman Dulu Ini Bikin Kangen dan Nostalgia

6 Mainan Murah Meriah Zaman Dulu Ini Bikin Kangen dan Nostalgia-15

berikut ini 6 mainan murah meriah yang akan membuat Anda kangen dan bernostalgia kembali ke masa kecil

Mainan Murah Meriah - Acosta Super Food

Orang bilang, masa kecil adalah masa paling bahagia karena bisa bermain tanpa perlu memikirkan tanggungan. Seperti di era 90an dimana anak-anak bermain di luar rumah dan membuat mainan sendiri. Berikut ini, ada 6 mainan murah meriah yang akan membuat Anda bernostalgia dan ingin memainkannya lagi.

 

1. Pletokan

Jaman dahulu, terdapat mainan yang disebut dengan pletokan. Mainan unik murah meriah ini terbuat dari bambu dengan peluru dari kertas yang dibasahi ataupun biji-bijian. Sekilas, pletokan terlihat seperti tulup namun pletokan memiliki alat dari bambu untuk menembakkan peluru.

Menurut beberapa sumber, pletokan adalah permainan khas Betawi. Walaupun begitu, di beberapa daerah, pletokan disebut dengan nama yang berbeda. Seperti bebeletokan oleh masyarakat Sunda, tor cetoran di wilayah Probolinggo dan Madura.

Pletokan biasanya dimainkan oleh anak laki-laki usia 6-13 tahun dan saat musim jambu air berbunga. Hal tersebut karena biji jambu air bisa digunakan sebagai peluru.

Untuk membuatnya, Anda bisa melakukan hal berikut ini:

  • Siapkan bamboo tua yang kuat dan tidak mudah pecah berdiameter 1-1.5 cm sepanjang 30-40 cm lalu bagi 2 untuk penyodok dan laras.
  • Belah bamboo untuk membentuk lidi panjang sebagai penyodok. Raut hingga bentuknya menjadi bundar dan sesuai lingar diameter laras. Jangan lupa untuk buat pegangan di pangkal dengan panjang kurang lebih 10 meter.
  • Buat laras dengan panjang yang sama dengan penyodoknya. Panjang dan diameter dari laras dan penyodok ini bisa Anda sesuaikan dengan keinginan Anda.
  • Coba masukkan penyodok di laras apakah sudah sesuai atau belum.
  • Jika sudah, siapkan pelurunya seperti kertas yang sudah dibasahi atau biji. Pastikan ukurannya lebih kecil dari diameter laras agar peluru bisa ditembakkan.
  • Senjata mainan siap dimainkan.
  • Sebelum memainkan pletokan, biasanya dibagi menjadi 2 kubu seperti saat sedang bertempur. Setelah itu, Anda harus mengumpulkan peluru dan pastikan peluru tersebut tidak berbahaya.
  • Setelah itu, peluru dimasukkan ke laras dan sodok atau dorong hingga mencapai ujung laras. Masukkan peluru kedua agar peluru pertama bisa ditembakkan dan sebagai peluru selanjutnya untuk ditembakkan. Saat ditembak, Anda akan mendengar bunyi ‘pletok’.

Uniknya, walaupun terbuat dari bamboo, lontaran peluru bisa mencapai 5 meter dengan lontaran yang lurus. Karena itu, masing-masing kubu harus berusaha menghindari peluru untuk memenangkan permainan pletokan.

 

2. Mobil Kulit Jeruk

Pernahkah Anda melihat jeruk bali? Jeruk bali memiliki ukuran yang besar dan memiliki kulit yang tebal. Kulitnya tersebut bisa Anda gunakan untuk membuat mainan seperti mobil-mobilan.

Dengan membuat mainan tersebut terutama saat bersama anak, Anda bisa mendekatkan diri dengan anak dan melatih anak mengembangkan kreativitasnya. Selain itu, Anda juga bisa lebih menghemat pengeluaran.

Untuk membuat mobil mainan dari jeruk bali, caranya adalah seperti berikut:

  • Siapkan bahan dan perlengkapannya yaitu jeruk bali, pisau dapur, lidi atau tusuk sate, tali, tutup wadah atau tutup botol.
  • Kupas kulit dari jeruk bali. Sebisa mungkin potong kulit jeruk dengan potongan yang bagus seperti perahu untuk badan mobilnya.
  • Untuk membuat roda mobil, ambil potongan kulit jeruk bali yang lain. Setelah itu gunakan tutup wadah atau tutup botol untuk cetakan. Anda bisa menggunakan pensil untuk mempermudah menggambar.
  • Setelah itu, potong sesuai dengan ukuran tutup wadah hingga berbentuk lingkaran.
  • Tusukkan tusuk sate atau sumpit atau kayu atau lidi yang kuat ke roda. Lalu sambungkan atau tusukkan pada bagian badan mobilnya.
  • Agar roda tidak mudah lepas, Anda bisa memasang potongan kecil di ujung tusuk satenya.
  • Buat lubang di salah satu ujung badan mobilnya.
  • Lalu pasang tali mobil jeruk bali tersebut bisa ditarik sesuka hati Anda.

 

3. Senapan Pelepah Pisang

Banyak jenis mainan di tempat grosir mainan murah meriah yang bisa Anda temui seperti senapan. Namun, ada mainan pistol yang membuat Anda bernostalgia yaitu senapan dari pelepah pisang. Jenis senapan ini tidak bisa ditemukan di toko manapun karena mainan ini hanya bisa diperoleh dengan cara dibuat sendiri.

Ada jenis senapan pelepah pisang dengan laras panjang dan ada juga laras pendek. Kedua jenis senjata pelepah pisang tanpa peluru ini dipergunakan saat bermain perang-perangan.

Untuk membuat senapan pelepah pisang, Anda harus menyiapkan bahan dan alat seperti berikut:

  • Siapkan 5 buah pelepah pisang berukuran 50, 45, 10, 7 dan 5 cm. Panjang pelepah ini bisa disesuaikan dengan keinginan Anda. Jika Anda hendak membuat jenis pistol pelepah pisang, ukuran tersebut bisa Anda buat dengan lebih pendek lagi.
  • Siapkan pula pisau, cutter, tusuk bambu atau kayu yang kuat sebagai penyambung.
  • Mulai dari sini, Anda bisa berkreasi dengan memasangkan pelepah. Misalnya bagian dengan panjang 45 cm dan berdiameter besar digunakan sebagai badan, pelepah terpanjang untuk larasnya. Ukuran 10 dan 5 untuk bawah badan senjata dan yang ukuran 7 cm untuk bagian penyangga dan pelatuk.
  • Gunakan tusuk bambu untuk menggabungkan antara pelepah yang satu dengan yang lainnya. Pastikan jika pelepah pisang sudah tersambung dengan baik.
  • Jika dirasa kurang, Anda bisa mencoba menambahkan pelepah yang lain atau tambahkan tali dengan menautkannya di masing-masing ujung senapan. Dengan begitu, senjata pelepah pisang bisa dibawa kemana saja dengan mudah.

 

4. Engklek

4. Engklek - Acosta Super Food

Masa kecil terasa kurang lengkap saat Anda belum bermain engklek. Mainan anak murah meriah ini hanya perlu kekuatan kaki dan gaco yang bisa berupa pecahan genting, batu datar atau pecahan keramik lantai.

Engklek merupakan permainan tradisional yang pemainnya harus melompat dengan 1 kaki dari gambar kotak yang dibuat di bidang datar seperti di tanah. Gambar kotak tersebut ada yang berbentuk pesawat, gunung dan kitiran atau baling-baling.

Di beberapa tempat, engklek terkenal dengan nama sudamanda, sondamanda, taplak gunung namun dikenal juga dengan nama lain. Seperti tejek-tejekan (Jambi), setatak (Riau), marsitekka (Batak Toba).

Engklek bisa dimainkan siapa saja walaupun umumnya, permainan ini dimainkan oleh anak perempuan baik secara perorangan ataupun berkelompok. Cara memainkannya adalah:

  • Pemain melakukan hompimpa atau suit lalu yang menang yang akan mulai lebih dahulu.
  • Pemain melemparkan gaco di kotak pertama. Jika gaco keluar, pemain berdiri dengan 2 kaki di kotak atau tidak bisa melompat ke kotak yang seharusnya maka pemain tersebut dianggap gugur. Lalu digantikan oleh pemain selanjutnya.
  • Lalu melompat menggunakan 1 kaki dari kotak yang satu ke yang lain kecuali di kotak tempat gaco pemain.
  • Saat kembali, pemain harus mengambil gaco dengan posisi berdiri di 1 kaki sebelum menapakkan kedua kaki di tempat start.
  • Setelah itu lempar gaco ke kotak kedua dan melakukan hal yang sama hingga semua kotak terselesaikan.
  • Kemudian, pemain melemparkan gaco dengan membelakangi engklek.
  • Jika gaco jatuh di kotak yang belum ditandai, maka kotak tersebut menjadi rumahnya dan pemain lain harus menghindari kotak tersebut. Sedangkan pemain yang memiliki rumah tersebut, bisa menapakkan 2 kakinya di kotak yang sudah ditandai.

 

5. Ular Naga

5. Ular Naga - Acosta Super Food

sumber : sains.kompas.com

Jika ular tangga, Anda bisa menemukannya di tempat grosir mainan anak murah meriah. Namun, jika ular naga, Anda bisa menemukannya di tempat lapang dan memainkannya dengan teman-teman Anda.

Ular naga itu sendiri termasuk sebagai salah satu permainan kelompok yang bisa dilakukan oleh siapa saja, baik anak-anak, remaja dan orang dewasa. Permainan ini perlu dilakukan di tempat yang lapang karena dimainkan oleh pemain dengan jumlah minimal 5-10 orang.

Permainan yang bisa dilakukan kapan saja ini terbagi menjadi 2 bagian yaitu yang berperan sebagai induk sebanyak 2 orang dan yang berperan sebagai ular. Induk tersebut akan mengangkat tangan dan saling bersentuhan hingga membentuk seperti gerbang.

Untuk memainkannya, barisan pemain yang menjadi ular akan melewati gerbang tersebut sambil menyanyikan lagu ular naga. Saat lagu habis, penjaga gerbang akan menangkap anak yang paling belakang. Nantinya kedua penjaga gerbang menanyakan mau ikut yang mana, apakah penjaga 1 atau penjaga 2.

Di beberapa sumber menyatakan bahwa terjadi dialog antara kepala ular dengan induk ular sebelum anak ditanya untuk memutuskan berdiri di penjaga yang mana. Setelah itu, permainan dimulai kembali hingga tinggal kepala ularnya saja.

Di beberapa tempat, ada perbedaan cara bermain. Salah satunya adalah setelah masing-masing penjaga memiliki anak yang berdiri di belakangnya, keduanya akan saling berebut.

Setiap anak yang direbut akan menjadi bagian dari induk tersebut. Perebutan tersebut terjadi hingga hanya tidak ada anak yang tersisa di belakang salah satu induk tersebut. Induk yang menang adalah yang paling banyak memiliki pengikut di belakangnya.

 

6. Perahu Batang Pisang

Perahu batang pisang menjadi salah satu mainan unik anak murah meriah yang akan membuat Anda bernostalgia. Khususnya untuk Anda yang tinggal di daerah dekat sungai. Untuk membuatnya, Anda perlu batang pisang, golok, tali dan bilah bambu.

Batang pisang yang digunakan biasanya yang sudah roboh atau yang sudah tidak bisa berbuah lagi. Dibutuhkan sekitar 2-3 batang pisang namun Anda bisa menggunakan lebih dari itu. Setelah itu, lakukan cara berikut:

  • Susun bayang pisang secara sejajar dan rapat.
  • Potong bilah bambu. Lalu tusukkan ke batang pisang yang sudah disusun. Anda bisa memasukkan bilah bamboo di masing-masing sisi.
  • Gunakan tali agar batang pisang semakin rapat dan bilah bamboo tidak mudah untuk terurai.
  • Anda juga bisa menyiapkan sampan seperti tongkat kayu panjang yang kuat agar anda bisa mengayuh kapal batang bambu tersebut di sungai dekat rumah Anda.
  • Bawa kapal tersebut ke sungai dan Anda bisa mencobanya.

Ada beberapa cara bermain dengan kapal batang pisang yang membuat Anda kangen, diantaranya adalah:

  • Mengarungi sungai dari hulu ke hilir.
  • Menggunakannya sebagai perahu penyeberangan.
  • Menalikan salah satu ujung kapal lalu dari atas jembatan Anda mengendalikan liuk kapal menggunakan tali.

Jika Anda menggunakannya untuk ‘berlayar’ di sungai, keseruan akan terjadi saat batang pisang tersebut terurai atau kapal tenggelam. Kemudian bersama dengan teman-teman yang lain mencoba merakit kembali kapal tersebut agar bisa digunakan untuk bermain.

Itulah 6 mainan murah meriah yang akan membuat Anda kangen untuk ingin mencoba kembali atau kembali ke masa kecil. Kira-kira, dari daftar diatas, mainan mana yang membuat Anda paling bernostalgia?

3 Rekomendasi Mainan Murah Meriah Zaman Dulu Ini Bikin Kangen dan Nostalgia

1. Pletokan 2. Mobil Kulit Jeruk 3. Senapan Pelepah Pisang

Cara Membuat Perahu Dengan Batang Pisang

● Susun bayang pisang secara sejajar dan rapat. ● Potong bilah bambu. Lalu tusukkan ke batang pisang yang sudah disusun. Anda bisa memasukkan bilah bamboo di masing-masing sisi. ● Gunakan tali agar batang pisang semakin rapat dan bilah bamboo tidak mudah untuk terurai. ● Anda juga bisa menyiapkan sampan seperti tongkat kayu panjang yang kuat agar anda bisa mengayuh kapal batang bambu tersebut di sungai dekat rumah Anda. ● Bawa kapal tersebut ke sungai dan Anda bisa mencobanya.

cara bermain dengan kapal batang pisang

● Mengarungi sungai dari hulu ke hilir. ● Menggunakannya sebagai perahu penyeberangan. ● Menalikan salah satu ujung kapal lalu dari atas jembatan Anda mengendalikan liuk kapal menggunakan tali.

Artikel terkait