5 Mainan Montessori yang Efektif Merangsang Motorik Si Kecil

5 Mainan Montessori yang Efektif Merangsang Motorik Si Kecil - Acosta

Bagi Anda yang memahami perkembangan pembelajaran anak usia dini tentu tak asing lagi dengan metode Montessori yang diterapkan pada permainan. Teknik belajar yang sudah dikembangkan ratusan tahun lalu oleh Maria Montessori ini aplikasinya bisa kita lihat pada beragam mainan motorik anak yang bersifat edukatif.

Pada prinsipnya mainan montessori ini memberikan pembelajaran pada anak di seluruh aspek kehidupan seperti kemampuan berbahasa, matematika, budaya, sensorik hingga kondisi kehidupan sehari-hari di lingkungan anak. Pendekatannya dilakukan perorangan dengan mengombinasikan pendidikan akademik dan pendidikan sosial anak.

Mainan Montessori yang Efektif Merangsang Motorik Si Kecil

Mainan Montessori yang Efektif Merangsang Motorik Si Kecil - Acosta

Jenis Mainan Montessori yang Membantu Perkembangan Motorik Si Kecil

Memilihkan permainan yang baik bagi anak penting untuk memperhatikan fungsi edukatif dari permainan tersebut. Pilihan jenis mainan montessori banyak yang dirancang secara khusus untuk meningkatkan kemampuan motorik anak dalam usia perkembangannya. Berikut beberapa jenis permainan yang direkomendasikan untuk Anda:

1. Mobil Dokter

Mobil Dokter - Acosta

Permainan mobil dokter merupakan salah satu jenis mainan yang memberikan edukasi kepada anak tentang kondisi kehidupan sehari-hari yang ada di sekitar kita. Anak-anak diajarkan dan diperkenalkan bagaimana aktivitas orang sakit, mulai dari pertolongan pertama hingga dibawa ke rumah sakit untuk berobat.

Permainan ini mendorong perkembangan motorik anak yang ditujukan untuk usia 3 tahun. Melalui permainan sebuah mobil dengan kualitas bahan yang aman dan memiliki sertifikat SNI, anak-anak diajarkan untuk mengenal kehidupan sosialnya, bagaimana menolong orang lain yang sedang sakit.

Dimensi ukuran sekitar 27 x 12,2 x 14,7 cm dari mainan ini cukup pas untuk membantu anak berimajinasi seolah-olah sedang berada dalam kehidupan nyata sehari-hari. Permainan ini memberikan nilai edukasi secara perorangan kepada anak dengan mengkombinasikan pendidikan secara akademik dan sosial.

Orang tua bisa mengajarkan nilai-nilai akademik tentang kesehatan yang dipadukan dengan kecerdasan sosial dalam berinteraksi dengan orang lain. Anak-anak bukan hanya akan aktif bergerak dengan permainan ini, rasa keingintahuan anak pun lebih meningkat dengan permainan sederhana tetapi memiliki sifat edukatif yang lengkap.

2. Go Car

Go Car - Acosta

Masih dalam bentuk kendaraan, mobil-mobilan unik bernama Go Car yang menyerupai layanan aplikasi angkutan online ini menjadi salah satu jenis mainan montessori yang memicu perkembangan motorik anak.

Permainan ini mengajarkan edukasi perorangan pada anak tentang kehidupan sosial yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Anda bahkan bisa membantu meningkatkan daya simpati dan empati pada anak menggunakan jenis mainan ini. Pengetahuan tentang kendaraan roda empat bisa Anda ajarkan secara lebih intensif menggunakan jenis mainan ini.

Permainan yang ditujukan untuk anak usia 3 tahun ini memiliki label SNI yang menjamin kualitas keamanan bahan yang digunakan. Tombol suara dan lampu yang disematkan pada permainan ini mendorong anak untuk berimajinasi melakukan adegan permainan seperti yang sering dilihat dalam kehidupan sehari-hari.

Anak-anak akan terdorong melakukan aktivitas fisik yang memicu kondisi motorik dan sensorik anak secara lebih baik. Mainan melatih motorik anak ini juga memiliki variasi model yang berbeda. Ada dalam bentuk mobil truk, jeep, XUV dan Tropper. Anak-anak akan berimajinasi seolah-olah berada di dunia nyata yang ada di sekitarnya.

Jenis permainan seperti ini juga memiliki muatan akademik bagi anak, yakni memperkenalkan aneka jenis transportasi dalam kehidupan sehari-hari khususnya mobil. Anda bisa memperkenalkan jenis dan perbedaan variasi mobil yang ada. Apa yang membedakan jenis kendaraan tersebut dan bagaimana peruntukannya.

Anak-anak bisa dibantu perkembangan sosial dan emosionalnya saat bermain mobil-mobilnya. Hal yang pasti anak akan aktif bergerak dan merangsang perkembangan motorik dan sensorik.

3. Lion

Lion Funbike merupakan jenis permainan lainnya yang dapat membantu mengasah kemampuan motorik anak. Mainan yang ditujukan untuk anak usia 2 tahun ini menampilkan suguhan permainan yang menyenangkan dan membantu anak-anak aktif bergerak.

Permainan model tunggangan yang lucu ini menyerupai bentuk lion pada bagian depannya dengan ukuran 47×58 cm. Selain membantu merangsang motorik anak, alat ini juga dibekali dengan aneka musik menarik yang membuat kesan gembira dan meningkatkan imajinasi pada anak.

Permainan yang menyenangkan bagi anak-anak usia 2 tahun adalah hal yang sangat membantu perkembangan berbagai aspek termasuk motorik dan sensorik. Keingintahuan pada anak akan meningkat dengan adanya jenis permainan yang menyenangkan tersebut.

Permainan yang bisa meningkatkan kegembiraan pada anak ini membantu konsep pendekatan secara perorangan dalam belajar. Mendorong anak usia 2 tahun untuk bergerak lebih banyak guna membantu merangsang pertumbuhan gerak yang dapat menstimulasi kecerdasan.

Pada usia 2 tahun Anda tetap perlu terus memantau perkembangan motorik si kecil. Paparan gawai pada beberapa anak membuat masalah motorik beberapa anak terganggu. Pilihlah jenis mainan yang lebih membantu perkembangan si kecil untuk aktif bergerak. Funbike mirip lion di bagian depannya ini cukup membantu Anda mendukung tumbuh kembang si kecil.

4. Friction

friction - Acosta

Jenis mainan kendaraan menjadi salah satu jenis permainan motorik anak yang banyak ditawarkan di pasaran, salah satunya Friction. Mainan mobil-mobilan yang ditujukan untuk usia anak 3 tahun ini terbuat dari bahan bersertifikat SNI yang aman untuk kesehatan dan keselamatan anak.

Permainan ini menawarkan 3 jenis mobil kendaraan yang memiliki pengetahuan akademik berbeda. Pertama mobil ambulan, kemudian truck serta yang terakhir pilihannya mobil kebakaran. Selain mengajak anak bermain, Anda bisa memperkenalkan latar belakang pengetahuan yang berbeda dari ketiga jenis mobil tersebut.

Anak-anak akan dibantu mengasah imajinasi dengan bermain peran menggunakan mobil mainan ini. Selain pesan pengetahuan yang bisa disampaikan pada anak, dengan permainan ini juga mengajarkan tentang kondisi kehidupan sehari-hari yang membutuhkan 3 jenis mobil tersebut.

Anak-anak juga bisa diasah kemampuan sosial dan emosionalnya setelah mereka mengetahui apa fungsi dari 3 jenis mobil tersebut. Orang tua bisa mendampingi anak bermain menggunakan mainan friction ini sambil mengajarkan pengetahuan tentang kesehatan, keamanan dan keselamatan serta kendaraan transportasi truk.

Mainan mobil anak ini terbilang cukup menarik bagi anak usia 3 tahun karena dilengkapi dengan suara mainan yang seru dengan cahaya lampu kendaraan yang memberi kesan hidup dan imajinatif. Keseruan permainan akan semakin terasa walaupun dilakukan sendirian.

Bagi Anda yang memiliki anak dengan kemauan bergerak yang sedikit, artinya perkembangan motorik dari anak Anda masih harus terus didukung. Dibandingkan Anda memberikan permainan gawai yang menghambat perkembangan motorik, mainan mobil anak yang unik ini akan lebih membantu perkembangan si kecil.

5. Eliminator

eliminator - Acosta

Buat Anda yang memiliki anak usia 8 tahun dan ingin dibantu perkembangan motoriknya sangat tepat memilih jenis permainan eliminator. Permainan tembakan untuk anak ini didesain dengan kemampuan jarak tembak hingga 6 meter. Desain warna-warna cerah pada senjata mainan ini tetap memberikan kesan aman dan permainan yang menyenangkan.

Jenis permainan ini bukan hanya memicu dan mendorong anak bisa lebih aktif bergerak, tetapi juga membantu ketangkasan anak dalam bermain. Bermain perang-perangan akan membantu Anda mengenal strategi, memecahkan masalah dan yang paling penting akan aktif bergerak guna membantu tingkat kecerdasan.

Anda bisa mendampingi anak saat bermain dan mengajarkan pesan positif dalam permainan tembakan tersebut. Anak bisa dibantu mengetahui pelajaran akademik tentang fisika tembakan pada usia 8 tahun dengan logika-logika yang disesuaikan dengan usianya.

Permainan tembakan anak ini juga bisa dikombinasikan dengan teknik berperan sebagai hero, polisi dan sebagainya untuk memberantas kejahatan. Sudah pasti jenis permainan ini akan diminati anak-anak apalagi jika orang tuanya ikut membantu dan mengajarkan pesan edukatif pada permainan tersebut.

Imajinasi anak juga akan terasah saat permainan ini digunakan untuk bermain peran. Eksplorasi tentang dunia peran yang menggunakan senjata ini akan lebih seru dirasakan anak-anak.

Ingat, usia anak 8 tahun saat ini umumnya banyak dihabiskan dengan bermain game online atau gawai yang justru tidak bersahabat dengan perkembangan motorik anak. Memilih permainan jenis eliminator ini akan membantu orang tua dalam memberikan edukasi perkembangan motorik pada anak. Bahan yang dipakai pun memiliki sertifikat SNI.

Mengapa Harus Memilih Permainan Montessori untuk Motorik Si Kecil?

Beberapa pilihan permainan di atas sangat direkomendasikan bagi orang tua yang ingin perkembangan motorik anak bisa lebih baik. Mengapa hal ini perlu dilakukan dan dipahami oleh orang tua?

1. Permainan dan Stimulasi Perkembangan Anak

Permainan bukanlah semata-mata permainan, tetapi ada nilai edukasi perkembangan sesuai dengan usia anak. Bukan hanya untuk usia anak di atas 2 tahun, mainan merangsang motorik bayi juga perlu dipilihkan sejak dini untuk merangsang perkembangan sedini mungkin.

Mungkin Anda berpikir ini hal yang sepele, tetapi bagi mereka yang mengalami masalah perkembangan anak seperti keterlambatan berbicara, keterlambatan berjalan dan sebagainya sebaiknya menyadari betul agar memilih permainan yang bisa mendukung perkembangan anak sesuai dengan usianya.

2. Antisipasi Paparan Gawai yang Sangat Tinggi

Orang tua mana yang tak memiliki gawai saat ini? Paparan penggunaan gawai yang melebihi batas waktu dan usia pada anak turut memberikan pengaruh masalah perkembangan motorik yang terjadi pada anak. Salah satu langkah untuk mengatasinya adalah bagaimana Anda mengalihkan gawai pada permainan edukatif yang lebih mendidik.

Jenis permainan dengan layar bergerak bagaimanapun akan memberikan pengaruh perkembangan motorik anak, terlebih bayi. Oleh karena itu, pilihlah jenis permainan yang memang support dengan teori Montessori untuk perkembangan anak yang lebih sempurna. Jauhkan anak dari gawai sebelum usianya, lalu berikan alternatif permainan yang berkualitas.

Mainan untuk melatih motorik bayi saat ini juga beragam jenisnya. Kualitasnya pilih yang sudah memiliki sertifikasi SNI serta fungsinya memang memiliki muatan edukatif yang jelas.

3. Mendukung Tumbuh Kembang Anak dengan Cara yang Menyenangkan

Membantu tumbuh kembang anak bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan, yakni dengan memberikan si kecil permainan berkualitas terbaik dan menghibur. Anak tidak merasa sedang belajar sebab suasana permainannya menyenangkan. Tanpa harus memberikan pelajaran yang membosankan, anak-anak akan tumbuh sesuai usia perkembangannya.

Persepsi orang tua memilih mainan asal anak senang sudah harus dirubah. Orang tua perlu punya misi dalam memberikan mainan pada anak. Jenis mainan yang didasarkan teori Montessori patut jadi pertimbangan pilihan orang tua, terutama untuk mainan motorik anak yang dapat meningkatkan aktivitas gerak pada anak.

Sebutkan 4 Mainan Montessori yang Efektif Merangsang Motorik Si Kecil

1. Mobil Dokter 2. Go Car 2. Lion 3. Friction 4. Eliminator

Mengapa Harus Memilih Permainan Montessori untuk Motorik Si Kecil?

1. Permainan dan Stimulasi Perkembangan Anak 2. Antisipasi Paparan Gawai yang Sangat Tinggi 3. Mendukung Tumbuh Kembang Anak dengan Cara yang Menyenangkan

Mengapa Permainan bisa jadi Stimulasi Perkembangan Anak?

Permainan bukanlah semata-mata permainan, tetapi ada nilai edukasi perkembangan sesuai dengan usia anak. Bukan hanya untuk usia anak di atas 2 tahun, mainan merangsang motorik bayi juga perlu dipilihkan sejak dini untuk merangsang perkembangan sedini mungkin. Mungkin Anda berpikir ini hal yang sepele, tetapi bagi mereka yang mengalami masalah perkembangan anak seperti keterlambatan berbicara, keterlambatan berjalan dan sebagainya sebaiknya menyadari betul agar memilih permainan yang bisa mendukung perkembangan anak sesuai dengan usianya.

Artikel terkait