7 Jenis Mainan Untuk Melatih Kemampuan Bayi

7 Jenis Mainan untuk Melatih Kemampuan Bayi-14

Untuk memaksimalkan perkembangan motorik anak dan Melatih Kemampuan Bayi, Anda harus melatih kemampuannya sejak balita. Salah satu caranya adalah dengan memberikan mainan yang tepat yang sesuai dengan usia mereka.

Mainan Bayi-7 Mainan untuk Melatih Kemampuan Bayi- Acosta Super Food

 

Untuk tahu mainan balita apa saja yang baik untuk anak, simak infonya berikut.

 

1. Blocks atau Building Sets

Susun balok ataupun building sets memiliki bentuk yang padat dan bisa dibuat menjadi bentuk tertentu, misalnya bangunan. Untuk bayi, pilih balok yang ringan dan ukurannya agak besar agar tidak mudah tertelan.

Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan memainkan mainan untuk anak balita ini. Menurut Harvard Medical School, bermain balok atau bongkar pasang bisa meningkatkan daya imajinasi anak.

Rachel Keen, Profesor Emeritus Psikologi di University of Virginia juga menuturkan, jika bermain konstruksi bisa membantu anak untuk menyelesaikan masalah dan imajinasi. Jika dijabarkan, manfaat bermain building sets atau blok adalah sebagai berikut:

  • Menstimulasi Spatial Reasoning

Spatial reasoning atau penalaran keruangan yang berkaitan dengan memahami sifat dan relasi benda termasuk benda 3 dimensi. Orang yang memiliki spatial reasoning yang baik juga memiliki kemampuan berfikir dan memecahkan masalah dengan baik.

Hal tersebut dibuktikan bahwa anak yang lebih tertarik dengan building sets memiliki hasil yang tes spatial intelligence yang lebih baik. Selain itu, anak juga menunjukkan kemampuan mental rotation yang berkaitan dengan manipulasi dan korelasi benda 3 dimensi ataupun gambar 2 dimensi.

  • Mengasah Keterampilan Motorik

Ketika anak Anda bermain blok, secara tidak langsung motoric antara tangan dan mata terlatih dengan baik untuk menyusun mainan tersebut. Selain itu, kemampuan anak dalam memegang terutama untuk usia dini juga bisa terlatih.

  • Membantu Meningkatkan Cognitive Flexibility

Cognitive flexibility berkaitan dengan kemampuan untuk fokus dari 1 hal ke hal yang lainnya. Ini tentu akan membantu meminimalisir tumbuh kembang anak yang tertunda. Misalnya dalam memahami pelajaran.

  • Melatih Kreativitas dan Memecahkan Masalah

Anak yang terbiasa memainkan bloks akan lebih kreatif. Tidak hanya dalam mengembangkan ide namun juga dalam memecahkan masalah.

  • Melatih Kemampuan Berbahasa

Belum diketahui pasti hubungan antara bermain balok dengan kemampuan bahasa. Namun, kemungkinan anak yang aktif berbicara dan memahami kosakata dari benda yang dimainkan menjadi penyebab kemampuan bahasa anak meningkat. Apalagi jika dimainkan bersama-sama, kemampuan sosialisasinya juga bisa meningkat.

2. Buku Cerita Berwarna

 

Buku Cerita Berwarna - Acosta Super Food

Buku cerita dengan gambar dan warna yang cukup jelas bisa diberikan ke anak di usia 4-5 bulan. Menurut Centers for Disease Control and Prevention, di usia tersebut Anda sudah bisa melihat apakah bayi Anda menyukai mainan atau tidak.

Ada berbagai macam jenis buku cerita berwarna seperti yang bertekstur misalnya terbuat dari kain ataupun pop up dan yang tidak. Untuk anak yang berusia kurang dari 1 tahun, ada baiknya memilih buku cerita yang hanya memiliki 1-2 kalimat saja per halamannya.

Nantinya, Anda bisa membacakan cerita dari buku tersebut dan coba lihat reaksi anak Anda terutama saat Anda menirukan suara seperti domba. Hal tersebut bisa menjadi hiburan tersendiri untuk Anda ataupun anak.

Selain itu, penting untuk tahu bahwa warna pada buku cerita ternyata bisa memberikan manfaat berikut untuk anak Anda:

  • Membantu menstimulasi penglihatan anak.
  • Menstimulasi gerakan anak saat meraih sesuatu.
  • Jika buku gambar tersebut bertekstur, dapat membantu melatih indra peraba.

3. Baby Safe Mirror

Kaca ternyata tidak hanya disukai orang dewasa namun juga anak-anak. Menurut Center for Disease Control and Prevention, mainan ini baik untuk bayi saat anak berusia 0-2 bulan terutama saat tummy time atau masa tengkurap.

Namun, sebelum memberikan kaca sebagai mainan, pastikan jika kaca tersebut aman untuk bayi. Penggunaan baby safe mirror untuk mainan anak balita bisa membantu anak untuk bereksplorasi. Caranya, Anda hanya perlu untuk meletakkan kaca di depan anak hingga anak melihat wajahnya sendiri.

Ada manfaat lain dari penggunaan kaca sebagai salah satu mainan bayi untuk merangsang tumbuh kembangnya yaitu sebagai berikut:

  • Merangsang imajinasi bayi.
  • Membantu menstimulasi motorik bayi terutama saat mencoba meraih bayangannya.
  • Membantu untuk mengembangkan kosakata, gesture dan juga emosi.
  • Memperkuat coordinator antara tangan dan mata terutama saat meraih atau menunjuk sesuatu seperti bayangannya sendiri.

4. Bola

Bola bisa dijadikan sebagai salah satu mainan edukasi balita yang dapat Anda pilih. Ada banyak jenis mainan berbentuk bola dan bisa disesuaikan dengan kondisi anak. Misalnya apakah anak sudah bisa merangkak atau belum.

Saat bayi Anda sudah bisa merangkak, sekitar usia 6 bulan, Anda bisa membantu merangsang kemampuan motoriknya dengan bermain bola.

Untuk bayi yang masih masa tummy time, bola yang digunakan bisa lebih besar ukurannya. Anda bisa mencoba bermain dengan menggelindingkan bola, menendang dan memegang bola.

Di anak usia 6-7 bulan saat anak belajar merangkak, Anda bisa bermain dengan menggelindingkan bola sehingga bayi Anda bisa mengikuti arah bola. Sedangkan untuk toddler, Anda bisa bermain dengan menendang, memantulkan ataupun menggelindingkan bola.

Dengan bermain bola, bisa membantu tumbuh kembang anak dalam hal seperti berikut:

  • Meningkatkan coordinator antara tangan dan mata.
  • Membantu untuk mengkoordinasi pergerakan.
  • Meningkatkan keterampilan motorik.
  • Membantu mengenali objek dan spatial awareness.
  • Membantu memecahkan masalah.
  • Menjaga kestabilan koordinasi dan keseimbangan.
  • Melatih keterampilan bahasa dan sosial atau pragmatic skills.
  • Melatih sensorik anak.
  • Melatih ketepatan dan ketangkasan anak.

5. Shape Sorting

 

5.Shape Sorting - Acosta Super Food

Shape sorting merupakan mainan anak yang terdiri dari 2 jenis benda yaitu kotak atau wadahnya dan berbagai jenis benda dengan ukuran dan bentuk yang berbeda. Untuk memainkannya, benda dengan ukuran dan bentuk berbeda ini dimasukkan ke kotak lewat lubang yang sesuai dengan bentuk benda.

Permainan shape sorting ini bisa Anda berikan saat anak Anda berusia minimal 6 bulan. Pada usia 6-15 bulan, anak biasanya akan melempar baloknya dan memainkannya secara terpisah dari kotaknya.

Di usia 15 bulan hingga 3 tahun, anak bisa bisa memasukkan balok di kotak dan usia 3-4 tahun ke atas, kecepatan memainkan shape sorting akan meningkat.

Ada manfaat seperti berikut ini jika Anda menggunakan shape sorting sebagai mainan edukasi untuk bayi:

  • Melatih koordinasi antara tangan dan mata.
  • Melatih penglihatan dan pengenalan terhadap benda sekitar seperti bentuk dan warna.
  • Melatih kemampuan kognitif.
  • Melatih kemampuan fokus pada anak.
  • Melatih kemampuan untuk berkomunikasi dan menambah kosakata.
  • Membantu melatih kemampuan dalam memecahkan masalah.
  • Membantu perkembangan keterampilan motorik pada anak.

6. Stacking Rings

 

6.Stacking Rings - Acosta Super Food

Permainan seperti menyusun ring yang berwarna-warni dari ukuran besar ke kecil bisa membantu untuk tumbuh kembang anak. Jika pun tidak ada, Anda bisa mencoba membuat mainan sendiri untuk balita dengan bentuk seperti stacking rings. Misalnya dengan menggunakan kertas karton ataupun dengan kotak jus.

Jenis mainan ini bisa Anda berikan ke buah hati Anda minimal ketika usia 6 bulan. Di usia ini, anak sudah bisa belajar untuk membedakan mana benda yang kecil dan mana benda yang besar.

Baik jenis stacking ring ataupun nesting, dapat memberikan manfaat seperti berikut ini:

  • Melatih Kemampuan Motorik

Balita terutama yang masih berusia 6 bulan, belum memiliki kemampuan motoric. Bayi cenderung untuk menggunakan tangannya bereksplorasi dengan meraba, menggenggam ataupun meletakkan objek mainan. Dengan begitu, kemampuan motorik anak bisa terlatih dengan baik.

  • Melatih Pengelihatan

Tidak hanya mengenali bentuk, namun juga warna. Anak juga akan berlatih untuk mengenali ruang atau ukuran benda. Jika Anda merasa stacking ring terlalu susah untuk anak Anda, bisa memilih menggunakan permainan nesting dengan konsep yang sama seperti stacking ring.

  • Melatih Keseimbangan

Saat bermain stacking ring, anak biasanya akan melakukannya dengan duduk atau jongkok. Dengan begitu, duduk sambil bermain bisa membantu untuk melatih kestabilan dan keseimbangan anak.

  • Meningkatkan Kemampuan Bahasa

Ketika bermain, Anda ataupun anak Anda cenderung berkomunikasi. Seperti, menanyakan benda yang berbentuk kotak atau berwarna merah. Dari hal tersebut, kemampuan anak untuk berbahasa akan meningkat misalnya dalam menyebutkan warna ataupun bentuk benda.

  • Meningkatkan Kreativitas

Pada dasarnya, anak belajar dengan cara bermain. Dari permainan tersebut, anak Anda bisa mengembangkan kemampuan untuk berkreasi dan memecahkan masalah.

  • Melatih Kesabaran dan Fokus

Pada permainan ini, ada jenis yang memiliki ukuran ring yang berbeda-beda. Dari ukuran yang berbeda inilah, anak akan memainkan imajinasinya dan fokus untuk menyusun ring tersebut pada tiang yang ada. Dengan begitu, mainan ini bisa melatih kesabaran, ketekunan dan fokus anak.

7. Ride on Toys

 

 

Permainan ini cocok untuk anak Anda yang sudah mulai untuk belajar berdiri ataupun berjalan yaitu sekitar usia 1 tahun. Jenis mainan ride on toys ini bisa berbentuk mobil-mobilan, motor ataupun mainan yang berbentuk kuda dan ditarik ataupun didorong.

Untuk memainkannya, anak Anda bisa naik di mainan tersebut dan kemudian Anda dorong atau tarik atau anak Anda bisa mengayuh dan mendorong dengan kakinya sendiri. Dengan menggunakan permainan ini, ada beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan, diantaranya adalah:

  • Membantu untuk membentuk sistem motoric pada anak.
  • Membantu untuk mengembangkan emosi dan juga sosial anak. Terutama saat bermain anak Anda melakukannya di taman dan bersama dengan teman-temannya.
  • Menumbuhkan permainan yang mandiri khususnya bila anak sudah bisa menggunakan kakinya untuk mendorong mainan agar bergerak.
  • Melatih membentuk kepercayaan dirinya terutama saat anak baru pertama kali belajar dan belum bisa menggunakan mainan tersebut.
  • Melatih anak untuk memanfaatkan ruang yang ada di sekitar mereka. Misalnya saat bermain di taman atau tempat yang luas, anak bisa melatih kemampuan mengendalikan mainannya agar tidak menabrak.
  • Melatih kemampuan dalam menyelesaikan masalah. Misalnya saat di depan ada semak-semak yang cukup tinggi, anak akan memutuskan apakah akan tetap menabrak semak atau berhenti dan menghindar.
  • Melatih kemampuan fisik anak.
  • Melatih kemampuan untuk menjaga keseimbangan. Misalnya keseimbangan saat duduk, memegang setir agar mainan tidak berbelok-belok, ataupun keseimbangan saat mencoba menuntun mainan tersebut.

 

Itulah 7 mainan balita yang bisa Anda berikan pada buah hati Anda untuk melatih kemampuannya di masa emas tumbuh kembang anak agar optimal. Pastikan jika Anda memberikan mainan sesuai dengan usia dan kemampuan anak serta perhatikan juga keselamatan anak. Semoga informasi ini bisa membantu Anda.

3 Mainan untuk Melatih Kemampuan Bayi

1. Blocks atau Building Sets 2. Buku Cerita Berwarna 3. Baby Safe Mirror

manfaat bermain building sets atau blok adalah sebagai berikut:

● Menstimulasi Spatial Reasoning ● Mengasah Keterampilan Motorik ● Membantu Meningkatkan Cognitive Flexibility ● Melatih Kreativitas dan Memecahkan Masalah ● Melatih Kemampuan Berbahasa

Manfaat Membaca Buku Cerita Berwarna

● Membantu menstimulasi penglihatan anak. ● Menstimulasi gerakan anak saat meraih sesuatu. ● Jika buku gambar tersebut bertekstur, dapat membantu melatih indra peraba

Artikel terkait