9 Mainan Anak Laki-Laki Untuk Mendukung Tumbuh Kembangnya

Mainan Anak Laki - 9 Mainan Anak Laki-laki untuk Mendukung Tumbuh Kembangnya - Acosta

Pada periode emas 0-5 tahun, Anda bisa memberi stimulasi pada anak untuk mendukung tumbuh kembangnya. Karena dunia anak adalah dunia bermain, stimulan yang paling cocok adalah menggunakan mainan anak.

Jika orang tua bisa memanfaatkan dengan baik, mainan bisa merangsang kemampuan motorik, sensorik, bahasa, dan sosial anak.

Dalam memilih mainan untuk anak, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Umur adalah salah satu pertimbangan penting. Pada setiap rentang umur tertentu, ada proses tumbuh kembang yang berbeda. Maka dari itu perlu mainan yang berbeda menyesuaikan usia anak.

Selain umur, jenis kelamin anak juga menjadi pertimbangan. Beberapa orang tua konvensional masih mempertimbangkan hal ini supaya anak bisa tumbuh sesuai norma.

Mainan yang Cocok untuk Anak Laki-Laki

Mainan Anak Laki-laki untuk Mendukung Tumbuh Kembangnya - Acosta

Anak laki-laki biasanya diarahkan untuk memainkan permainan yang bersifat maskulin.

Anak laki-laki juga cenderung lebih aktif dan eksploratif. Jenis permainan yang biasanya diminati biasanya yang membutuhkan aktivitas fisik lebih tinggi.

Selain itu, anak laki-laki cenderung mudah bosan. Satu mainan biasanya hanya dimainkan dalam waktu sebentar kemudian berusaha mencari hal lain lagi untuk dimainkan.

Di sinilah kreativitas dan keaktifan orang tua dituntut. Orang tua harus bisa menyediakan banyak varian mainan.

Sebagai catatan penting, saat ingin membelikan mainan untuk anak Anda, pastikan keamanannya. Mainan nyatanya bisa mengancam keamanan anak jika tidak diperhatikan. Mainan bisa beresiko tertelan, melukai, hingga meracuni anak.

Maka dari itu pendampingan orang tua pada saat anak bermain sangatlah penting. Tidak hanya untuk mengawasi keamanannya, pendampingan orang tua juga bisa mendorong tumbuh kembang anak lebih optimal secara psikis.

Rekomendasi Mainan untuk Anak Laki-Laki

Ada beberapa rekomendasi mainan anak laki-laki yang bisa mendorong tumbuh kembang anak Anda, berikut beberapa diantaranya:

1. Puzzle

Puzzle adalah salah satu mainan yang cukup banyak direkomendasikan. Mainan ini merupakan mainan edukasi yang bisa merangsang kecerdasan anak. Melalui mainan ini, anak akan dilatih untuk memecahkan suatu masalah dengan tepat.

Beberapa manfaat yang bisa dihasilkan dari mainan puzzle diantaranya adalah

    • Permainan puzzle baik untuk merangsang kecerdasan visual spasial atau pemahaman terhadap pola dan ruang.
    • Memori dan konsentrasi anak juga akan dilatih saat bermain puzzle. Anak akan dituntut untuk fokus memperhatikan setiap komponen puzzle dan harus mengingat posisi yang tepat dari komponen puzzle itu.
    • Anak juga akan berlatih lebih sabar dan tekun saat menyusun puzzle. Saat semakin bertumbuh, permainan puzzle akan lebih sulit. Hal tersebut juga akan menuntut kesabaran dan ketekunan anak untuk lebih lagi.

Ada banyak jenis mainan puzzle yang saat ini beredar di pasaran. Mulai dari puzzle angka, puzzle dengan gambar, hingga puzzle geometri.

Produsen mainan biasanya juga menyediakan varian puzzle dengan berbagai tingkat kesulitannya, menyesuaikan usia anak.

Bagi anak yang usianya masih cukup dini, disediakan puzzle geometri sederhana atau puzzle gambar dengan 2 atau 4 pecahan panel. Bagi anak yang sudah masuk usia 3 tahun, permainan puzzlenya akan lebih kompleks lagi.

2. Mainan Alat Musik

Mainan Anak Laki - 9 Mainan Anak Laki-laki untuk Mendukung Tumbuh Kembangnya - Acosta
Ada banyak ahli tumbuh kembang anak yang menyarankan penggunaan musik untuk menstimulasi otak anak. Pada aktivitas pendidikan anak usia dini juga banyak melibatkan unsur musikal sebagai sarana. Hal ini menunjukan bahwa musik memiliki manfaat yang luar biasa pada proses pertumbuhan anak.

Anda mulai bisa mengenalkan alat musik mainan pada umur 2 tahun. Alat musik mainan anak usia 2 tahun yang umum adalah drum. Drum bersifat ritmis dan cara mainnya dengan dipukul, hal ini sangat cocok dengan karakter anak umur 2 tahun yang sedang aktif menggenggam dan memukul sesuatu.

Anda bisa mulai mengenalkan melodies atau perbedaan bunyi dengan memberikan xylophone. Secara bertahap, Anda mulai bisa mengenalkan pada piano mainan.

Alat musik mainan ini bisa menjadi gerbang pengenalan anak terhadap dunia musik. Mulai umur 5 tahun, Anda bisa mulai mengajarkan cara bermain alat musik tertentu.

Ada beberapa manfaat musik yang bisa mendorong tumbuh kembang anak:

    • Meningkatkan skill berbahasa anak. Penelitian sudah membuktikan bahwa kapasitas otak kiri anak bisa meningkat saat belajar musik. Otak kiri berkaitan dengan kemampuan berbahasa.
    • Merangsang pertumbuhan otak. Anak yang terbiasa memainkan musik, kinerja otaknya bisa meningkat karena
      terstimulasi oleh musik sehingga bisa tumbuh jaringan saraf baru.
    • Meningkatkan daya ingat, fokus, dan konsentrasi.
    • Meningkatkan koordinasi antar anggota tubuh atau kemampuan motorik.
    • Musik bisa menjadi sarana tepat bagi anak untuk mengekspresikan diri.
    • dll.

 

3. Lego

Sebagai permulaan, Anda bisa memberikan lego balok atau brick. Mainan ini relatif lebih murah.

Jadi tidak terlalu sayang jika mainan dibanting atau dilempar oleh anak.

Beberapa manfaat bagi anak yang bermain lego diantaranya adalah:

    • Mainan lego sangat cocok untuk melatih kreatifitas, daya imajinasi dan daya cipta anak.
    • Lego bisa menjadi mainan yang cocok untuk mengenalkan berbagai bentuk.
    • Lego bisa meningkatkan kemampuan koordinasi tangan dan mata anak.
    • Membantu meningkatkan motorik halus. Hal ini terjadi saat anak dituntut untuk membangun lego dengan posisi yang    sesuai.
    • Merangsang kemampuan merencanakan.
    • Melatih fokus, konsentrasi dan ketekunan anak.
    • Melatih kemampuan kognitif pada anak.

Saat anak semakin dewasa, Anda bisa memberikan lego dengan konstruksi yang lebih rumit. Hal tersebut akan semakin merangsang kemampuan otak anak dalam memecahkan masalah.

4. Mobil-Mobilan

Mainan Anak Laki - 9 Mainan Anak Laki-laki untuk Mendukung Tumbuh Kembangnya - Acosta
Salah satu mainan anak laki yang umum adalah mobil-mobilan. Selain tampak maskulin, mainan ini juga terasa seru bagi anak-anak. Saat memainkannya dengan tangan, kemampuan motorik anak akan dilatih.

Selain mobil-mobilan kecil, Anda juga bisa memberikan mobil-mobilan yang bisa dinaiki. Mobil-mobilan yang bisa dinaiki bisa melatih motorik kasar anak yaitu saat anak berusaha memanjat masuk dalam mobil.

Anak-anak biasanya akan menirukan kegiatan orang dewasa. Dengan memberikan mobil-mobilan yang bisa dinaiki, anak-anak bisa ikut menirukan aktivitas menyetir orang tuanya. Permainan mengimitasi ini bisa meningkatkan imajinasi anak.

Selain mobil-mobilan, motor-motoran juga bisa menjadi alternatif pilihan.

5. Mainan Remote Control

Selain mobil-mobilan konvensional, pada saat anak memasuki umur 4-5 tahun, Anda bisa memberikan mobil remote control kepadanya.

Permainan ini bisa melatih kemampuan kognitifnya. Dia akan belajar cara mengoperasikan atau menggunakan remote control.

Memahami fungsi dari masing-masing tombol dan belajar mengoperasikannya sesuai dengan pergerakan mobil. Dia bisa lebih eksploratif dan merasakan secara langsung hubungan sebab akibat.

Anda juga perlu mengajarkan anak Anda untuk bertanggung jawab atas barang yang dimilikinya. Mainan ini rawan sekali rusak. Anak harus mulai diarahkan untuk belajar menjaga barang kesayangannya dan mengoperasikannya dengan sesuai.

6. Bola

Seperti yang sama-sama kita tahu, anak laki-laki sangat identik dengan bola. Anak laki-laki sangat umum diberi mainan bola. Mainan ini sangat sederhana, cukup murah dan bisa dimainkan dengan orang tua.

Bermain bola sangat bermanfaat untuk kemampuan koordinasi tubuh pada anak. Saat bermain bola, anak akan melatih koordinasi otak, mata dan kaki saat menendang. Pada proses ini, keseimbangan tubuh anak juga bisa terlatih.

Saat anak melempar bola, koordinasi antara otak, mata dan tangan akan terlatih.Pada proses ini, motorik halus anak juga bisa ditingkatkan karena terbiasa memegang bola.

Saat bermain bola, anak bisa lebih bebas aktif. Mereka dapat berlarian mengikuti arah lemparan bola. Hal ini juga bisa melatih motorik kasar anak.

Selain menyediakan bola mainan yang bisa dilempar dan ditendang, orang tua biasanya juga membawa anak ke permainan mandi bola. Permainan ini cukup menyenangkan buat anak-anak. Hal tersebut bisa menjadi variasi saat anak-anak mulai bosan bermain bola di rumah.

7. Sepeda

Mainan Anak Laki - 9 Mainan Anak Laki-laki untuk Mendukung Tumbuh Kembangnya - Acosta
Sepeda adalah salah satu permainan yang cukup seru juga bagi anak. Ada beberapa tahapan bermain sepeda yang bisa terapkan pada anak. Anda bisa memberikan sepeda roda 3 untuk anak usia 2-3 tahun. Pada usia 4 tahun, Anda sudah mulai bisa memberikan sepeda roda 4. Pada usia 5 tahun, Anda bisa melatih anak mengendarai sepeda kecil roda 2.

Sepeda adalah salah satu sarana yang paling tepat untuk melatih keseimbangan, kemampuan motorik, konsentrasi, dan bisa juga menstimulasi sensomotorik anak.

Bersepeda juga salah satu skill hidup yang sebaiknya dimiliki oleh seseorang.

Mengenalkan sepeda sejak dini sangat baik untuk mendorong tumbuh kembang anak. Anak bisa belajar mengayuh sejak dini, jadi saat beralih ke sepeda roda 2, proses belajarnya tidak terlalu lama.

8. Action Figure

Action figure bisa melatih imajinasi anak. Biasanya anak bermain action figure dengan memposisikan dirinya sebagai figure tersebut dan menempatkannya pada suatu cerita karangannya sendiri.

Jangan meremehkan daya imajinasi anak. Daya imajinasi anak akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan anak. Otak kananlah yang berperan terhadap kemampuan ini.

Dengan memberikan mainan semacam ini, otak kanan anak akan terlatih dan bisa berkembang. Hal ini juga akan mendorong kemampuan kreatif anak-anak.

Saat bermain dengan action figure, anak-anak akan berlatih mengekspresikan emosinya. Dia juga akan belajar tentang realitas dan juga relasi antar manusia dan lingkungannya.

Pada periode emas, menstimulasi imajinasi anak akan mendukung tumbuh kembangnya. Action figure adalah salah satu sarana tepat yang bisa digunakan.

Action figure untuk anak tidak perlu terlalu mahal. Anda bisa memberikan yang murah namun tetap aman bagi anak.

9. Layang-layang

Anak anda sudah masuk usia 4-5 tahun, layang-layang bisa menjadi mainan yang seru dan menyenangkan untuknya.

Pada usia ini, nalar anak mulai bekerja. Dia sudah bisa bergerak dengan lebih stabil dan berkomunikasi dengan cukup lancar. Jadi, layang-layang sudah cocok untuk diberikan pada anak.

Layang-layang bisa menjadi mainan anak umur 4 tahun dengan pendampingan orang tua. Permainan ini juga bisa mendekatkan orang tua dan anak. Interaksi antara orang tua dan anak yang dibangun dengan baik, akan mendorong tumbuh kembang anak menjadi pribadi yang baik.

Memberikan mainan layang-layang pada anak juga bisa memberi berbagai manfaat.

Layangan bisa menjadi salah satu bentuk olahraga yang menyenangkan bagi anak. Saat menerbangkan, anak bisa sambil berlari. Saat berlari, detak jantung anak akan meningkat. Hal ini sangat bagus untuk kesehatannya.

Kemampuan kognitif anak juga bisa terlatih. Anak-anak bisa mengetahui konsep menerbangkan layangan. Dia juga bisa langsung mempraktekan konsep yang dipahaminya itu.

Supaya anak lebih tertarik, Anda bisa menggunakan layang-layang hias dengan bentuk yang menarik dan corak warna-warni.

Anda bisa memberi beberapa jenis mainan anak di atas pada anak Anda. Tumbuh kembang anak terjadi saat dirinya sedang bermain. Biarkan anak-anak menikmati dunia bermainnya, jangan terlalu mengekangnya.

Sebutkan 5 Mainan Anak Laki-laki untuk Mendukung Tumbuh Kembangnya!

1. Puzzle 2. Mainan Alat Musik 3. Lego 4. Mobil-Mobilan 5. Mainan Remote Control

Sebutkan manfaat bagi anak yang bermain lego!

- Mainan lego sangat cocok untuk melatih kreatifitas, daya imajinasi dan daya cipta anak. - Lego bisa menjadi mainan yang cocok untuk mengenalkan berbagai bentuk. - Lego bisa meningkatkan kemampuan koordinasi tangan dan mata anak. - Membantu meningkatkan motorik halus. Hal ini terjadi saat anak dituntut untuk membangun lego dengan posisi yang sesuai. - Merangsang kemampuan merencanakan. - Melatih fokus, konsentrasi dan ketekunan anak. - Melatih kemampuan kognitif pada anak.

Sebutkan manfaat musik yang bisa mendorong tumbuh kembang anak!

- Meningkatkan skill berbahasa anak. Penelitian sudah membuktikan bahwa kapasitas otak kiri anak bisa meningkat saat belajar musik. Otak kiri berkaitan dengan kemampuan berbahasa. - Merangsang pertumbuhan otak. Anak yang terbiasa memainkan musik, kinerja otaknya bisa meningkat karena terstimulasi oleh musik sehingga bisa tumbuh jaringan saraf baru. - Meningkatkan daya ingat, fokus, dan konsentrasi. - Meningkatkan koordinasi antar anggota tubuh atau kemampuan motorik. - Musik bisa menjadi sarana tepat bagi anak untuk mengekspresikan diri. - dll.

Artikel terkait