5 Manfaat Bermain Lilin Mainan untuk si Kecil

5 Manfaat Bermain Lilin Mainan untuk si Kecil - Acosta Super Food

Lilin mainan termasuk sebagai salah satu mainan clay yang bisa diubah bentuknya sesuka hati seperti bentuk hewan, makanan ataupun bunga. Ada banyak manfaat bermain lilin mainan untuk anak yang akan anda dapatkan. Apalagi, saat ini sudah banyak produsen yang mengembangkan lilin mainan yang aman untuk digunakan.

Walaupun begitu, saat memainkannya tetap perlu pengawasan dari orang tua terlebih untuk anak balita dengan usia minimal 2 tahun. Kenapa? Hal tersebut dilakukan agar anak tetap bisa bermain dengan aman, dan mendapatkan manfaat berikut.

Manfaat Bermain Lilin Mainan untuk si Kecil - Acosta Super Food
Acosta Super Food

1. Mengembangkan Sensor Motorik

Saat anak anda sedang bermain lilin mainan atau plastisin, anak anda tentu akan mencoba berbagai kreasi mainan lilin seperti bentuk pisang. Proses membentuk adonan seperti meremas, memilin, meratakan, menggulung ataupun gerakan lain bisa membantu mengembangkan otot tangan.

Dari rekomendasi permainan untuk latih motorik anak seperti playdough, pembentukan otot tangan dan kontrol jemari menjadi lebih baik, terutama saat masa preschool. Hal tersebut tentu akan sangat membantu untuk anak saat melakukan berbagai aktivitas. Misalnya saat memegang pensil, menulis, menggunakan gunting dan aktivitas lain yang menggunakan tangan.

Hal yang sama disampaikan oleh pelatih dan psikologis klinis dari australia yaitu Dr. Suzy Green. Dr. Suzy mengemukakan jika permainan seperti playdough membantu anak balita untuk memperkuat otot jemari dan tangan.

Menurut dr. Suzy, pengembangan dan penguatan otot tersebut akan bagus untuk keterampilan motorik anak di masa depan seperti untuk menulis.

Untuk memaksimalkan tumbuh kembang motorik halus anak, anda bisa memberikan peralatan tambahan. Misalnya rolling pin, pisau plastic, kancing, cangkang ataupun sesuatu yang bisa digunakan untuk berkreasi dengan playdough.

Berkaitan dengan motorik anak, bermain playdough juga memberikan manfaat sebagai berikut ini:

  • Meningkatkan Koordinasi Mata-Tangan

Saat bermain playdough, kemampuan koordinasi tangan dan mata anak akan berkembang. Mata berperan untuk melihat ataupun meneliti apakah bentuknya sudah sesuai dengan yang diinginkan. Sedangkan tangan berperan membentuk lilin mainan sesuai dengan ide atau konsepnya.

  • Meningkatkan Proprioceptive

Proprioceptive berkaitan dengan kemampuan menilai posisi atau bentuk tanpa harus melihat. Dalam hal ini, mekanisme proprioceptive berkaitan dengan saraf pusat dan saraf tepi seperti dari tendon, otot, reseptor, ligamen dan fasia.

Pada anak yang sedang bermain playdough, anak-anak cenderung menggerakkan tangan seperti untuk menggulung, menggilas dengan rolling pin dan meremas. Aktivitas tersebut bagus untuk melatih persendian pada anak.

2. Meningkatkan Kemampuan Bahasa dan Sosialisasi

Meningkatkan Kemampuan Bahasa dan Sosialisasi - Acosta Super Food

Pada dasarnya, ketika anak melakukan permainan playdough, anak-anak akan menciptakan kreasi dari ide yang dimiliki. Anak anda juga akan belajar melakukan hal baru.

Mulai dari menggulung, memencet, memipihkan dan yang lainnya. Saat melakukan hal tersebut, anak bisa belajar mendeskripsikan apa yang dibuat misalnya pada orang tuanya.

Perkembangan kosakata anak akan semakin meningkat seiring dengan interaksi dengan teman-temannya yang lain ataupun lewat orang tua dan guru. Di sisi lain, bermain lilin mainan memungkinkan anak untuk bisa berinteraksi dengan anak yang lainnya. Khususnya untuk anak yang susah untuk berkomunikasi dan berinteraksi.

Jika terlalu sulit untuk memulai, anda bisa mencoba meminta anak berbagi alat, warna atau mengutarakan ide. Misalnya, menanyakan apa yang sedang dibuat dan bagaimana cara membuatnya. Secara tidak sadar, anak-anak cenderung akan membagikan cerita atau pendapat mengenai apa yang dibuat.

Jika hal tersebut dilakukan terus menerus, anak akan terbiasa untuk berkomunikasi dan bersosialisasi terutama dengan teman baru. Jadi, jangan lupa tetap ajak anak anda untuk berkomunikasi dan berinteraksi saat bermain.

3. Belajar Berhitung dan Literasi

Video Fun-Doh Play Mats Doh: 

Anak juga akan mendapatkan manfaat bermain playdough untuk balita dalam berhitung. Kenapa bisa? Ini karena saat bermain playdough, anak akan belajar mengenai ukuran atau bentuk.

Misalnya bentuk bulatan kecil dan besar. Selain itu, anda juga bisa mencoba untuk mengajarkan anak berhitung. Tanyakan mengenai banyaknya bulatan kecil dan bulatan besar yang sedang dibuat.

Anda juga bisa mencoba meminta anak membuat pohon dengan 5 buah dari lilin merah. Nantinya, anak akan mencoba untuk membuat apa yang anda minta dan tak jarang akan menanyakan apakah bulatannya sudah pas atau belum. Dengan cara ini, anda bisa mencoba agar anak belajar dengan cara yang lebih menyenangkan.

Di sisi lain, anda juga bisa mengajarkan mengenai huruf terutama untuk anak batita. Seperti huruf abjad ataupun angka dengan mencoba membentuk huruf dari lilin mainan yang dipergunakan. Setelah itu, anda bisa mengajak anak untuk menghitungnya.

4. Meningkatkan Kreativitas dan Pemecahan Masalah

Pada dasarnya, bermain dengan lilin mainan atau playdough adalah untuk membantu agar anak bisa berkreasi sesuai dengan ide yang dimiliki. Terlebih banyak contoh kreasi playdough untuk anak yang bisa dicoba.

Playdough memiliki tekstur yang unik. Tekstur tersebut tentu cukup baru untuk anak sehingga membuat anak semakin ingin tahu dan kemudian melakukan banyak percobaan. Mulai dari mencoba untuk bermain dengan tekstur yang bagus untuk indra perabanya, hingga mencoba mencampur berbagai benda dengan lilin mainan.

Dari percobaan saat bermain playdough, anak akan menemukan banyak hal baru, mulai dari skill membentuk benda hingga skil untuk mencampurkan sesuatu. Dari apa yang ditemukan tersebut, anak cenderung akan menanyakan kepada anda, misalnya kenapa warna lilin berubah saat 2 lilin disatukan.

Ketika anda membiarkan anak bebas bermain playdough, maka anak akan mencoba untuk berkreasi dan bereksplorasi dengan mainan tersebut Misalnya dengan mencampurkan antara playdough dengan material lain sehingga kreasinya lebih unik. Tidak jarang, karena terlalu asyik bermain, anak menjadi lupa waktu.

Dari bermain dan menemukan hal baru tersebut, anak juga akan belajar menemukan solusi dari masalah yang diperoleh. Misalnya, salah satu mainan anak ada yang berlubang, secara unik anak akan menemukan caranya sendiri untuk menutup lubang tersebut menggunakan lilin mainan.

Seorang psikolog dari University of California yaitu Linda Acredolo juga mengatakan hal yang sama. Menurut Linda, permainan imajinatif seperti bermain playdough bagus untuk cepat tanggap anak anda termasuk dalam menyelesaikan masalah.

Hal sederhana tersebut bagi orang dewasa terlihat sangat sepele. Namun, bagi anak, sesuatu yang sederhana tersebut dapat membantu untuk meningkatkan kreativitasnya, memperluas imajinasi dan mengembangkan cara yang inovatif.

5. Menenangkan Anak

Biasanya, saat anak sedang rewel, tidak sedikit orang tua yang lebih memilih untuk membiarkan anak bermain gadget ataupun menonton televisi. Selain kedua hal tersebut, anda bisa mencoba cara lain seperti bermain lilin mainan saat anak rewel.

Pada dasarnya, lilin mainan atau playdough dapat membantu untuk melatih sensorimotor dan taktil pada anak. Sedangkan taktil berkaitan dengan rangsangan.

Sistem taktil ini sendiri adalah sistem sensori terbesar dari reseptor di kulit. Sistem inilah yang akan mengirimkan informasi terkait rangsangan yang diterima tubuh ke otak, seperti dari sentuhan.

Dari permainan membentuk benda atau meremas playdough, membuat anak bisa bereksplorasi secara langsung. Alhasil, anak bahkan anda sendiri bisa mendapatkan manfaat berikut:

  • Ketegangan menjadi mereda.
  • Anak ataupun Anda sendiri bisa melepaskan energi yang berlebih. Seperti kecewa, marah, kesal dibandingkan harus menumpuk dan dipendam sendiri.
  • Membantu untuk mengekspresikan emosi anak.
  • Meningkatkan fokus pada anak terlebih saat sedang membuat suatu kreasi tertentu.

Bermain lilin mainan juga sangat membantu untuk anak yang menderita kecemasan ataupun tidak bisa diam. Kegiatan bermain dengan mainan lilin sangat membantu untuk proses terapi sehingga akan membuat tubuh anak menjadi rileks.

Anda bisa memilih waktu kapan saja untuk bermain playdough. Terutama saat proses transisi bermain dari tempat yang berisik ke tempat yang lebih tenang. Dengan begitu, anak menjadi lebih tenang.

Bermain playdough juga dapat membantu untuk menjauhkan dari gadget. Bahkan, anda bisa bergabung dan bersama dengan anak anda untuk bermain lilin mainan untuk melepas stress atau mempererat bonding antara orang tua dan anak.

Tips Memilih Playdough yang Aman

Tips-Memilih-Playdough-yang-Aman-Acosta-Super-Food-1

Untuk mendapatkan manfaat di atas, tentu anda tetap harus memperhatikan jenis lilin mainan yang tepat dan aman dimainkan. Berikut tips memilih lilin mainan untuk anak yang aman:

1. Cek Bahannya

Pilih playdough atau lilin mainan yang terbuat dari bahan yang aman untuk dimainkan. Akan berbahaya jika terjilat ataupun alergi bahan kimia sintetis yang diderita oleh anak. Karena itu, pilih playdough dari silicon, agar-agar, beeswax, beras ataupun gandam yang aman untuk anak.

2. Cek Keasliannya

Tidak sedikit playdough yang dipalsukan dengan mengganti komposisinya menggunakan bahan yang lain yang bisa membahayakan anak anda. Karena hal tersebut, Anda harus memastikan keasliannya, terlebih jika anda akan membeli lilin mainan yang bermerek.

3. Sesuaikan Tema dan Kemampuan Anak

Ada banyak jenis lilin mainan dengan warna yang beragam. Untuk pengenalan, anda bisa memilih playdough dengan warna dasar sehingga anak lebih mengenal warna dan bisa berkreasi.

Setelah agak besar misalnya minimal 3-4 tahun tahun, anda bisa mengenalkan bentuk hewan atau tumbuhan. Anda juga bisa menyesuaikan tema lilin mainan tersebut dengan kesukaan anak anda.

4. Harga

Cek juga mengenai harganya. Sesuaikan dengan budget yang anda miliki. Tidak ingin bukan jika anda hanya menghabiskan dana untuk membeli 1 mainan saja padahal ada banyak keperluan yang perlu dibeli?

Karena hal tersebut, tentukan lebih dahulu budget anda. Setelah itu, sesuaikan dengan jenis lilin mainan yang akan anda beli. Dengan begitu, anda tetap bisa memenuhi kebutuhan yang lain dan bisa membelikan mainan untuk anak.

5. Wadah

Pertimbangan ada tidaknya wadah, bisa disesuaikan dengan kebutuhan anda. Namun, adanya wadah ini memungkinkan anda untuk bisa menyimpan mainan dengan lebih rapi dan tidak kotor.

Sedangkan jika tidak ada tempatnya, siapkan toples sebagai wadah lilin mainan dan namai agar mudah ditemukan. Pastikan wadahnya kering dan kedap udara agar lilin tidak mudah mengering. Dengan begitu, playdough tersebut tetap bisa tersimpan dengan rapi setelah dimainkan dan bisa dimainkan dalam waktu lama.

Itulah 5 manfaat bermain lilin mainan untuk anak yang bisa anda dapatkan. Jangan lupa pilih lilin mainan yang tepat untuk anak dan tetap dampingi agar anak tetap bisa bermain dengan aman. Selamat berkreasi dan semoga informasi ini bermanfaat untuk anda.

5 Manfaat Bermain Lilin Mainan untuk si Kecil

1. Mengembangkan Sensor Motorik 2. Meningkatkan Kemampuan Bahasa dan Sosialisasi 3. Belajar Berhitung dan Literasi 4. Meningkatkan Kreativitas dan Pemecahan Masalah 5. Menenangkan Anak

5 Tips Memilih Playdough yang Aman

1. Cek Bahannya 2. Cek Keasliannya 3. Sesuaikan Tema dan Kemampuan Anak 4. Harga 5. Wadah

4 Manfaat Bermainan Lilin

● Ketegangan menjadi mereda. ● Anak ataupun anda sendiri bisa melepaskan energi yang berlebih. Seperti kecewa, marah, kesal dibandingkan harus menumpuk dan dipendam sendiri. ● Membantu untuk mengekspresikan emosi anak. ● Meningkatkan fokus pada anak terlebih saat sedang membuat suatu kreasi tertentu.

Artikel terkait