7 Langkah yang Harus Dilakukan Jika Si Kecil Sudah Mulai Belajar Berjalan

75 (7) Langkah Yang Harus Di Lakukan Jika Si Kecil Sudah Mulai Belajar Jalan - Acostaa Super Food

Momen berjalan si kecil tentu menjadi salah satu momen yang paling ditunggu oleh semua orang tua. Bagaimana tidak? Berjalan menjadi salah satu penanda dimana anak akan lebih aktif dan mencoba banyak hal baru.

Berjalan juga menjadi salah satu penanda di mana tugas orang tua untuk memperhatikan aktivitas si kecil sedikit bertambah. Bayangkan saja, saat si kecil belum berjalan, ruang gerak mereka tentu terbatas.

Berbeda ketika si kecil sudah mulai berjalan, ruang gerak akan lebih luas dan banyak hal baru yang menarik perhatian si kecil.

Oleh karena itu, ketika anak sudah mulai berjalan pastikan Anda melakukan beberapa langkah berikut ini, mulai dari memperhatikan kapan anak akan mulai berjalan, hingga menentukan alat untuk belajar jalan bayi.

7 Langkah yang Harus Dilakukan Jika Si Kecil Sudah Mulai Belajar Berjalan

Baby Push Walker - Acosta Super Food

1. Ketahui Kapan Anak Mulai Berjalan

Ketahui Kapan Anak Mulai Berjalan - Acosta Super Food

Setiap anak memiliki proses tumbuh kembang yang berbeda-beda. Ada anak yang sudah mulai belajar jalan sejak usia 9 bulan. Ada pula yang baru mulai belajar jalan saat usia 13-17 bulan. Mengingat belajar jalan bukanlah suatu hal yang mudah, orang tua diharap untuk tidak memaksakan kehendak anak dalam memulai belajar berjalan.

Bayangkan saja, saat belajar berjalan, bayi akan mulai menggerakkan otot tubuh, otot kaki, hingga otot lengannya. Ia juga harus belajar untuk menopang berat badannya sendiri yang mencapai kisaran 10-15 kg.

Untuk bisa berjalan dengan sempurna ia juga harus harus menyeimbangkan kemampuan koordinasi seluruh bagian tubuh. Mulai dari kepala, tangan, badan, hingga kaki. Maka dari itu, untuk memastikan anak mampu berjalan dengan baik, pastikan dulu bahwa otot cukup kuat sehingga mampu menopang seluruh bagian tubuh.

Itulah sebabnya, sebelum berjalan anak telah memiliki serangkaian proses pertumbuhan secara bertahap. Mulai dari yang tidak bisa apa-apa, kemudian miring, tengkurap, merangkak hingga akhirnya berjalan. Proses alami yang hampir dialami oleh sebagian besar bayi ini menjadi proses latihan peregangan otot sebelum akhirnya mereka belajar berjalan. Terlebih saat anak belajar merangkak. Merangkak membantu anak belajar melatih otot, menyeimbangkan dan menopang badan, serta melatih gerak badan.

Lalu, bagaimana dengan anak yang tidak merangkak? Tenang ya moms, tidak melalui proses merangkak bukan berarti mempersulit anak untuk bisa berjalan. Pada kenyataannya, banyak kok anak yang tidak merangkak tapi tetap bisa belajar jalan sebagaimana mestinya.

Umumnya anak-anak yang tidak merangkak, memilih berpindah tempat dengan cara ngesot atau mengangkat bokong dengan menumpu salah satu tangan. Namun pada beberapa kasus, proses ini tidak begitu berpengaruh pada kemampuan anak dalam belajar jalan.

 

2. Mulai Latihan Berjalan

Mulai Latihan Jalan - Acosta Super Food

Tak hanya anak-anak, orang tua pun akan sangat antusias saat anaknya sudah berada di fase belajar jalan. Biasanya proses ini diawali dengan beberapa tahap, diantaranya :

– Berdiri Tegak

Langkah pertama untuk mulai berjalan adalah dengan cara berdiri tegak. Jika anak sudah masuk di masa ini, umumnya mereka akan berdiri secara sendirinya. Namun proses tanggap dari orang tua juga dibutuhkan. Misalkan membantu anak untuk berdiri tegak menggunakan kedua kakinya. Saat jatuh, orang tua boleh memberikan semangat sehingga anak terdorong untuk mencoba lagi.

– Berjalan dengan Tangan

Jika anak sudah mulai berdiri tegak, latihlah berjalan dengan dibantu pegangan salah satu tangan Anda. Cara ini untuk melatih gerak otot kaki, namun juga tetap memberikan rasa aman terhadap anak.

– Berjalan Satu Dua Langkah

Apabila langkah sebelumnya sudah bisa diikuti dengan baik, cobalah dengan melepas anak untuk berjalan sendiri. Satu atau dua langkah pun tak masalah. Cara ini cukup efektif untuk memberitahukan kepada anak, jika jatuh ia tak akan apa-apa

– Berjalan dengan Dibantu Media

Beberapa cara lain yang bisa Anda lakukan untuk melatih peregangan otot anak saat belajar berjalan adalah dengan menggunakan media. Bisa mengajarkan anak untuk berjalan dengan pegangan suatu benda, misalkan kursi, dinding, ataupun box sambil berjalan.

– Berikan Semangat

Ketika anak belajar berjalan, jangan lupa untuk terus memberikan semangat dan apresiasi kepada anak. Ini adalah sesuatu yang sederhana, namun mampu mendorong anak untuk terus belajar berjalan.

 

3. Pilih Tempat yang Tepat Untuk Belajar Berjalan

Saat anak mulai belajar berjalan, pastikan Anda memberikan tempat yang aman dan nyaman untuk mereka. Rumah tentu menjadi salah satu tempat paling nyaman. Namun Anda harus memperhatikan kondisi rumah supaya tidak hanya nyaman namun juga aman.

– Jauhkan Benda-Benda Tajam dan Berbahaya

Ada beberapa benda di rumah yang menurut kita tidak berbahaya, namun ternyata cukup berbahaya bagi anak. Misalkan barang pecah belah, area dapur, sudut-sudut dinding, tangga dan sebagainya. Untuk lebih aman dan nyaman untuk mengajak anak belajar berjalan di satu area yang cukup luas.

Cek Kondisi Lantai

Sebelum mengajak anak untuk berjalan jalan, pastikan Anda mengecek kondisi lantai dalam keadaan licin atau tidak. Kontur lantai atau keramik memang berbeda-beda. Untuk menghindari anak terpeleset dan sebagainya, lebih baik menyiapkan karpet. Cara ini juga bisa mengurangi benturan apabila anak terjatuh saat belajar jalan.

Ciptakan Ruang Gerak

Ruang gerak yang cukup akan memberikan suasana nyaman juga bagi anak. Mereka merasa lebih bebas untuk gerak dan berjalan kemana saja. Untuk itu, selain menyiapkan satu ruangan khusus, pastikan pula bahwa tidak ada benda-benda berserakan yang akan mengganggu proses gerak. Meja, kursi atau sebagainya memang perlu untuk membantu berpegangan, namun letakkan ini di sisi tepi supaya anak tidak merasa terhalangi.

Dampingi Anak

Terakhir yang tak boleh Anda lewatkan adalah mendampingi anak. Dengan berada disisinya, akan memberikan rasa aman dan nyaman terhadap anak. Ketika aman dan nyaman sudah didapat, proses belajar berjalan pun dipastikan bisa semakin mudah. Sebaliknya jika tak ada yang mendampingi di masa-masa awal, umumnya mereka akan takut untuk mencoba lagi.

 

4. Siapkan Alat Bantu

Ketahui Kapan Anak Mulai Berjalan - Acosta Super Food - Acosta Super Food

Saat ini proses berjalan anak sudah semakin mudah dengan banyaknya produk-produk alat bantu jalan. Di toko-toko online atau offline, baby walker sebutan kerennya sudah bisa ditemukan dengan sangat mudah. Jenis dan harganya pun sangat bervariasi. Namun pertanyaannya, baby walker perlu atau tidak untuk digunakan?

Pertanyaan mengenai perlu atau tidaknya baby walker tentu bisa dijawab dengan sangat bervariasi. Ada yang menjawab tidak perlu, ada pula yang menjawab perlu. Tidak perlu karena pada kenyataannya banyak anak yang tidak menggunakan baby walker namun tetap bisa berjalan. Perlu, karena alat ini bisa sangat memudahkan dan mempercepat anak untuk belajar berjalan.

Perlu diketahui bahwa, baby walker adalah alat yang didesain untuk melatih otot sebelum anak mulai berjalan. Baby walker didesain dengan dilengkapi empat roda dan tempat duduk dengan dua lubang kaki. Alat ini diciptakan untuk mempercepat perkembangan motorik kasar sehingga bayi lebih cepat berjalan.

Baby walker juga sering digunakan untuk mengalihkan perhatian anak saat orang tua sibuk dengan pekerjaan rumah. Umumnya baby walker digunakan saat anak menginjak usia 4-6 bulan, atau jauh sebelum bayi masuk pada masa belajar berjalan.

Apakah baby walker aman?

Penggunaan baby walker akan membuat bayi menjadi lebih tinggi dan mudah bergerak. Namun pergerakan ini tidak disebabkan karena berjalan namun dengan mendorong jari kaki sambil bersandar pada keliling baby walker. Inilah proses yang dianggap berbahaya karena bayi belum bisa mengontrol gerakan, dan kecepatan.

Ia bisa saja bergerak kesana kemari, ke tempat yang berbahaya dan mengambil benda-benda berbahaya, seperti pisau, gelas, kabel listrik dan sebagainya. Maka dari itu, sekalipun orang tua menyiapkan baby walker pastikan tetap selalu dalam pengawasan.

5. Ketahui Jenis-Jenis Baby Walker

 

Semakin berkembangnya teknologi dan permintaan, jenis-jenis baby walker pun juga makin bervariasi. Salah satunya baby walker tanpa roda. Baby walker ini hanya bisa digunakan bayi untuk berputar, dan jingkrak, sehingga dianggap jauh lebih aman karena gerak anak lebih terbatas.

 

6. Pilih Baby Walker Berkualitas

Nah, untuk semakin menambah rasa aman dan melatih perkembangan motorik kasar secara lebih cepat, Anda bisa memilih menggunakan baby walker. Namun perhatikan pula produk atau merek yang Anda pilih sudah tepat. Salah satunya adalah alat belajar jalan bayi merk Acosta.

Acosta merupakan salah satu merek berbagai produk bayi yang sudah teruji dan bersertifikat SNI. Acosta telah menciptakan alat bantu bayi belajar jalan dengan nama Baby Push Walker. Berbeda dengan baby walker, alat belajar jalan untuk bayi ini bisa digunakan dengan cara didorong.

Tenang, Anda tak perlu khawatir soal keamanan. Kecepatan roda produk ini bisa diatur dengan murah, sehingga jauh lebih aman dan nyaman digunakan. Bahkan selain melatih motorik kasar, baby push walker juga bisa melatih imajinasi, melatih koordinasi mata dan tangan, meningkatkan rasa percaya diri, hingga merangsang perkembangan sensorik.

Kenapa Memilih Acosta?

Selain karena sudah bersertifikasi SNI, produk-produk Acosta selalu hadir dengan berbagai fitur dan panel yang menarik. Seperti baby push walker, alat ini sudah dilengkapi dengan pengatur kecepatan.

Penyimpanannya pun cukup mudah, yakni dengan cara dirakit. Apabila tertarik, baby push walker merk Acosta dilengkapi dua warna, yakni merah dan hijau.

 

7. Dapatkan Produk dan Mulailah Bermain dengan Si Kecil

Baby push walker Acosta bisa Anda dapatkan di toko online maupun offline. Namun mengingat banyak produk-produk tiruan yang beredar, pastikan untuk membeli membeli produk di toko official resmi, baik online maupun offline. Di toko online misalnya, alat untuk belajar jalan bayi Tokopedia jenisnya sangat banyak.

Jika Anda memasukkan satu kata kunci saja, akan banyak jenis yang keluar. Bisa jadi dengan merk dan deskripsi yang sama harga bisa jauh berbeda. Oleh sebab itu pastikan Anda membeli di toko official resmi yakni Acosta Official.

Untuk harga Anda juga tak perlu khawatir. Meski kualitas produk yang diberikan tak main-main, harga alat bantu belajar jalan bayi Acosta sangat jauh terjangkau. Maka dari itu, untuk produk-produk bayi berkualitas, aman, nyaman, dan terjangkau pastikan untuk selalu memilih Acosta. Harga murah, produk berkualitas, Anda dan buah hati pun senang.

Cara Memilih Pilih Tempat yang Tepat Untuk Belajar Berjalan

- Jauhkan Benda-Benda Tajam dan Berbahaya - Cek Kondisi Lantai - Ciptakan Ruang Gerak

Sebutkan Tahap - Tahap Anak Mulai Berjalan

- Berdiri Tegak - Berjalan dengan Tangan - Berjalan Satu Dua Langkah

Langkah - Langkah yang Harus Dilakukan Jika Si Kecil Sudah Mulai Belajar Berjalan

1. Ketahui Kapan Anak Mulai Berjalan 2. Mulai Latihan Berjalan 3. Pilih Tempat yang Tepat Untuk Belajar Berjalan

 

Artikel terkait