Alat Bantu Jalan Bayi, Dan Dampak Positif Untuk Si Kecil

Alat Bantu Jalan Bayi, Dan Dampak Positif Untuk Si Kecil-Acosta Super Food

Alat bantu jalan bayi adalah sebuah alat yang digunakan untuk membantu bayi belajar berjalan sekaligus menghiburnya. Akan tetapi, meskipun bermanfaat bukan berarti semua bayi dapat menggunakannya. Alat belajar jalan bayi sebaiknya digunakan disaat yang tepat yaitu ketika bayi sudah siap.

Lantas bagaimana cara menentukan kapan bayi siap? Apakah hanya berdasarkan usia, atau perlu mempertimbangkan pertumbuhan dan perkembangan bayi?

Alat Bantu Jalan Bayi, Dan Dampak Positif Untuk Si Kecil-Acosta Super Food

 

Cara Menentukan Kapan Bayi Siap Menggunakan Alat Bantu Belajar Berjalan

Sesuatu yang bermanfaat bisa memberikan efek sebaliknya ketika digunakan dengan tidak tepat bukan? Hal ini juga sama dengan baby walker atau alat bantu bayi belajar berjalan.

Umumnya penggunaan baby walker bisa dimulai ketika bayi berusia 4 bulan hingga 16 bulan. Faktor usia ini tidak mutlak karena, pertumbuhan dan perkembangan bayi berbeda-beda.

Selain berdasarkan usia, sebelum mengenalkan alat bantu jalan untuk bayi pertimbangkan kekuatan, pertumbuhan dan badan bayi. Terutama ia harus bisa menegakkan kepalanya tegak tanpa bantuan, serta kaki mampu menyentuh lantai ketika berada di baby walker.

Apabila kedua hal ini belum bisa dicapai bayi, alangkah lebih baik menunggu terlebih dahulu sampai bayi siap.

 

Cara Mengenalkan Bayi Pada Baby Walker

Di saat Anda sudah merasa anak siap dan ini adalah saat yang tepat untuk menggunakan baby walker, ada tahapan lain. Seperti mengendarai mobil, Anda perlu tahu dan mengenalnya dulu bukan?

1. Ajarkan Cara Berjalan di Baby Walker

Alat Bantu Jalan Bayi, Dan Dampak Positif Untuk Si Kecil-Acosta Super Food

Tidak jarang kaki bayi bisa mengenai kakinya sendiri ketika menggunakan baby walker. Hal ini terjadi karena bayi yang terlalu bersemangat mengetahui ia bisa bergerak bebas. Untuk itu sebaiknya ajarkan anak bagaimana menggunakannya.

Anda bisa menggunakan makanan atau mainan favorit untuk memancing anak bergerak maju perlahan. Cara ini biasanya cukup ampuh untuk mengenalkan si kecil pada baby walker.

 

2. Sabar

Langkah pertama menggunakan baby walker bisa menjadi hal yang mengejutkan untuk anak. Saat pertama kali tentunya ia tidak langsung lancar dan bisa berjalan dengan mulus.

Untuk itu, supaya anak tidak menyerah dengan sabar bantu dan ajarkan cara yang benar. Ingatlah ini juga hal yang baru untuk anak, ia baru mengenalnya.

 

3. Bantu Agar Bayi Tetap Berdiri

Ketika bayi menggunakan baby walker tentunya akan lebih baik jia ia dalam keadaan berdiri dan bukan membungkuk. Untuk bisa membiasakan anak dengan hal ini, orang tua perlu ekstra sabar.

Anda bisa memegang tangan anak seolah-olah menuntunnya agar ia terbiasa tegak. Tidak perlu memaksakan, ajarkan anak dengan sabar dan perlahan. Setiap anak memiliki tahap pertumbuhan dan perkembangan yang berbeda-beda jadi, setiap anak tidak sama.

 

4. Bisa Digunakan Setiap Hari Tetapi Tidak Setiap Saat

Sesuatu yang berlebihan tentunya tidak baik bukan? Hal ini juga berlaku dalam penggunaan baby walker. Apabila Anda menaruh anak terlalu lama di baby walker, manfaat yang seharusnya didapatkan anak bisa hilang.

Ketika menggunakan baby walker, hanya kekuatan tubuh bagian bawah yang dilatih tetapi, tubuh bagian atas tidak. Supaya anak bisa berjalan dengan cepat, keduanya harus dilatih dengan seimbang. Untuk itu, tidak disarankan untuk membiarkan anak di atas baby walker terlalu sering.

 

5 Jenis Alat Bantu Berjalan Untuk Bayi

Ketika sudah menentukan kesiapan bayi selanjutnya, sudah tahukan Anda ada berapa jenis alat bantu belajar bayi jalan?

Sementara ini ada 5 jenis alat bantu jalan yang sering digunakan para orang tua. Alat tersebut adalah Moonwalk Baby, Walking Assistant, Bag Baby Walker, Baby Trolley Walker, dan Walking Harness Anti Lost Strap.

1. Moonwalk Baby

Moonwalk Baby bisa digunakan ketika usia bayi memasuki usia 9 bulan sampai bayi dirasa lancar berjalan. Bentuknya mirip celana pendek tetapi, memiliki pengaman dan tali pada bagian atas.

Cara penggunaanya adalah dengan memakaikan Moonwalk Baby kepada bayi, kencangkan pengamannya. Kemudian, tugas Anda adalah memegang tali pada bagian atas sambil membantu anak belajar berjalan.

 

2. Walking Assistant

Bagi sebagian orang tua, mungkin walking assistant sedikit asing akan tetapi, sebenarnya ini mirip dengan Moonwalk Baby. Anda bisa mencari alat untuk belajar jalan bayi Tokopedia atau di market place lain.

Alat ini bentuknya dan prinsip penggunaanya mirip dengan Moonwalk Baby. Hanya saja, apabila Moonwalk baby di pasang pada selangkangan anak seperti celana, Walking Assistant dipakaikan di dada. Selain perbedaan cara pemakaian ini, mulai dari usia yang sesuai hingga penggunaan caranya sama.

 

3. Bag Baby Walker

Alat ini biasanya dipakai orang tua untuk menjaga anak ketika mengajaknya berjalan di luar. Pada Bag Baby Walker ada tali yang bisa dipegang orang tua, tali inilah yang berfungsi untuk menjaga bayi agar tidak berlari atau terjatuh.

Cara menggunakannya persis seperti tas biasa, sehingga tidak cocok untuk bayi yang baru mulai belajar berjalan. Panjang tali dari Bag Baby Walker beragam, tergantung merk dan spesifikasi yang ditawarkan.

 

4. Baby Trolley Walker

Baby Trolley Walker bisa juga disebut dengan baby walker. Alat untuk belajar jalan bayi satu ini sepertinya yang paling populer di kalangan para orang tua ya?

Untuk baby trolley walker ada versi dorong dan ada pula versi yang dinaiki anak. Rata-rata penggunaan baby trolley walker bisa dimulai ketika bayi menginjak usia 6 bulan.

 

5. Walking Harness Anti Loss Strap

Alat satu ini mirip dengan Bag Baby Walker hanya saja berbentuk gelang yang dihubungkan dengan tapi. Bentuk talinya seperti spiral sehingga bisa pendek dan bisa juga memanjang hingga 1.5 m. Cara menggunakannya sangat sederhana, cukup dipakai saja di pergelangan tangan Anda dan anak.

Umumnya lebih digunakan ketika orang tua ingin berjalan-jalan bersama anak. Dengan menggunakan Walking Harness Anti Loss Strap orang tua akan tahu keadaan anak sekaligus mengawasinya. Kejadian seperti anak terjatuh, atau berlarian akan bisa dicegah dan diketahui langsung orang tua.

Itu dia 5 jenis alat bantu belajar berjalan untuk bayi yang biasanya digunakan para orang tua. Sekarang, mari kita lanjut ke pembahasan selanjutnya yaitu apa sih dampak positif atau manfaat dari baby walker untuk bayi?

 

Dampak Positif Alat Bantu Belajar Jalan Bagi si Kecil

Melihat si kecil sudah bisa mulai berjalan pasti sesuatu yang sangat menggembirakan bukan? Langkah pertamanya pasti akan selalu teringat meski anak sudah dewasa. Untuk itu supaya bayi cepat bisa berjalan, orang tua kerap memberikan anaknya alat bantu jalan.

Pemberian alat bantu jalan dengan penggunaan dan di usia serta pertumbuhan yang anak yang tepat bisa memberikan dampak positif. Apa saja dampak positif yang bisa diberikan alat bantu berjalan tersebut, penasaran?

1. Membuat Anak Senang

Alat Bantu Jalan Bayi, Dan Dampak Positif Untuk Si Kecil-Acosta Super Food

Kebanyakan, alat bantu belajar berjalan memiliki aksesoris tambahan. Bisa berupa musik atau permainan sederhana dengan warna menarik.

Hal ini bisa membuat anak senang dan tidak bosan selain itu, permainan yang ada disana juga bukan sekedar permainan. Setiap aksesoris yang dipasang memiliki nilai edukatif di dalamnya.

Sehingga ketika anak berada di baby walker bukan saja kemampuan berjalan yang dilatih tetapi, juga unsur pertumbuhan lain.

 

2. Mendorong Anak Untuk Berjalan

Baby walker mengajarkan anak bagaimana memposisikan kaki ketika berjalan. Ketika ia sudah bisa maka, keinginan untuk mencoba berjalan sendiri tanpa alat bantu akan muncul.

 

3. Membantu Memperkuat Otot Kaki

Menggunakan baby walker bisa membantu memperkuat otot kaki bayi. Ketika ia menggunakannya, beban tubuh bagian atas ditahan oleh baby walker sehingga kaki lebih bebas. Dengan begini si kecil bisa mengetahui bagaimana gerakan kaki yang benar untuk berjalan dengan lebih mudah.

 

4. Membantu Eksplorasi Anak

Memasuki usia 8 – 12 bulan, rasa penasaran bayi meningkat. Keinginannya untuk menjelajah atau mengeksplorasi lingkungan sekitarnya semakin tinggi. Dengan adanya bantuan baby walker, bayi bisa bergerak leluasa tanpa bantuan.

Ia bisa langsung mengunjungi bagian-bagian yang ingin ia lihat tanpa menunggu Anda. Ia bisa langsung bergerak kesana dengan caranya sendiri.

 

5. Menstimulasi Perkembangan Kognitif

Hal ini berhubungan dengan mainan-mainan atau aksesoris yang dipasang pada alat bantu belajar berjalan bayi tadi. Permainan yang ada tersebut pasti hadir dengan bentuk dan warna yang berbeda bukan?

Salah satu mainan yang biasanya dipasang pada baby walker adalah Activity Board. Permainan ini merupakan tombol yang hadir dengan berbagai bentuk warna-warni dan masing-masing memiliki warna yang berbeda. Koordinasi mata dan tangan bayi juga akan ikut terangsang.

 

6. Anak Belajar Mandiri

Menggunakan baby walker berarti anak tidak sepenuhnya butuh bantuan orang tua untuk berjalan. Ia bisa pergi ke bagian rumah yang diinginkan sendiri tanpa dibantu seperti sebelum menggunakan baby walker.

Supaya Anda tenang dan tidak selalu berada di belakang anak untuk mengawasinya, pastikan rumah aman. Pasang pagar di daerah yang tidak bisa dilalui anak seperti area menuju tangga, dapur atau kamar mandi. Dengan begini anak bisa belajar lebih mandiri dan Anda juga tenang.

 

7. Menghindarkan Anak dari Bahaya

Untuk menghindarkan anak dari bahaya saat menggunakan baby walker pertama, rumah tentu harus aman terlebih dahulu. Menggunakan baby walker bukan berarti anak akan aman 100%. Misalnya dengan beri pagar daerah yang tidak boleh dimasuki anak, hilangkan karpet yang mudah tertekuk dan lain sebagainya.

Setelah keadaan rumah menjadi ramah anak, barulah anak bisa lebih aman menggunakan baby walker daripada tidak. Dengan anak berada di atas baby walker Anda jadi tahu dimana ia berada dengan lebih mudah. Terutama ini akan sangat bermanfaat bagi anak yang sudah mulai berjalan.

Di atas baby walker anak juga tidak akan bisa menjangkau apa yang ada di meja. Lalu, bagian stop kontak yang biasanya ada di bagian bawah juga tidak akan bisa dijangkau oleh anak, jadi lebih aman bukan?

 

Itu dia pembahasan kali ini mengenai alat bantu berjalan untuk si kecil dan apa saja dampak positifnya. Ternyata penggunaan baby walker yang tepat dan sesuai usia anak memiliki banyak manfaat. Diantaranya untuk mendorong si kecil belajar berjalan dan membantu perkembangan kognitif anak.

Sekarang, apabila Anda tertarik membeli alat belajar jalan bayi untuk si kecil, apakah sudah ada bayangan?

Jika belum, Baby Push Walker dari Acosta Super Food bisa jadi pilihan yang tepat. Semoga informasi kali ini bisa bermanfaat bagi Anda dalam memberikan baby walker untuk buah hati.

Cara Menentukan Kapan Bayi Siap Menggunakan Alat Bantu Belajar Berjalan

1. Ajarkan Cara Berjalan di Baby Walker 2. Sabar 3. Bantu Agar Bayi Tetap Berdiri 4. Bisa Digunakan Setiap Hari Tetapi Tidak Setiap Saat

Sebutkan 5 Jenis Alat Bantu Berjalan Untuk Bayi

1. Moonwalk Baby 2. Walking Assistant 3. Bag Baby Walker 4. Baby Trolley Walker

Sebutkan Dampak Positif Alat Bantu Belajar Jalan Bagi Si Kecil

1. Membuat Anak Senang 2. Mendorong Anak Untuk Berjalan 3. Membantu Memperkuat Otot Kaki 4. Membantu Eksplorasi Anak

 

Artikel terkait