5 Benda Yang Perlu Di Miliki Oleh Bayi Di Bawah 2 Tahun

Baby Push Walker - 5 Benda Yang Perlu Di Miliki Oleh Anak Di Bawah 2 Tahun - Acosta

Ketika bayi mulai aktif bergerak di umur 1 tahun ke atas maka orang tua sebaiknya memberikan kebebasan untuk anak beraktivitas. Apalagi pada umur tersebut biasanya si kecil sudah mulai belajar berjalan atau sudah bisa berjalan. Gerak anak yang aktif membuat semangat untuk melakukan eksplorasi, salah satu benda yang dibutuhkan adalah Push Baby Walker.

Benda yang Perlu Di Miliki Oleh Bayi Di Bawah 2 Tahun

Beri dukungan anak melalui beberapa barang yang bisa dimiliki untuk membantu tumbuh kembangnya. Selengkapnya simak berikut ini.

1. Baby Push Walker

 

Baby Push Walker - 5 Benda Yang Perlu Di Miliki Oleh Anak Di Bawah 2 Tahun - Acosta

Baby Push Walker membantu anak untuk yang baru belajar berjalan sendiri. Dengan alat ini anak bisa bermain sambil belajar, belum lagi memiliki desain yang lucu dan menggemaskan. Push Walker membantu anak menapakkan kakinya langkah demi langkah agar lebih cepat berjalan lancar.

Benda yang dibutuhkan oleh bayi mulai 1 tahun ini dilengkapi pula dengan berbagai aksesoris. Push Walker dilengkapi dengan fitur bernyanyi, merekam dan juga mendengarkan musik. Namun berikan push Walker hanya kepada anak di usianya yang memang sudah terlihat tanda-tanda mulai belajar berjalan.

Push Walker membantu sistem motorik anak untuk lebih berkembang, anak juga bisa lebih berimajinasi dengan alat berjalan tersebut. Secara otomatis melatih koordinasi mata dan tangan anak ketika mendorong Push Walker. Dengan mendorong Push Walker rasa percaya diri anak juga akan meningkat.

Dampingi anak dengan panduan ketika menggunakan Push Walker. Lalu anak juga dipandu untuk belajar bertumpu dan berpegangan erat pada gagang benda ini. Sebelum bayi anda mendorong Push Walker, sebaiknya bersihkan tempat untuk menggunakan peralatan sebut dari barang-barang berbahaya.

Ketika membeli Push Walker Baby sebaiknya perhatikan fitur keamanan yang dimiliki oleh benda ini. Pastikan Push Walker anti selip dan memiliki peredam kecepatan. Hal ini agar mencegah anak tidak berjalan atau berlari terlalu cepat karena dikhawatirkan bisa saja menabrak atau terjatuh.

Selain itu pilih pula Push Walker yang memiliki bagian dasar luas agar anak bisa menghindari area berbahaya seperti pintu atau tangga di rumah. Anak yang aktif tentu penasaran dengan berbagai benda yang ada di rumah, dengan bagian dasar yang luas anak jadi memiliki batasan untuk bergerak terlalu jauh.

Untuk harga Push Baby Walker juga bervariasi tergantung mereknya. Harga yang ditawarkan mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Tapi sebaiknya anda memilih Push Walker yang harganya bisa disesuaikan dengan budget dan kebutuhan. Tentu anak anda tidak hanya membutuhkan satu benda saja untuk mendukung pertumbuhan si kecil di masa depan.

 

2. Sepatu

Ketika bayi mulai belajar berjalan, selain Baby Push Walker yang bagus anak juga membutuhkan sepatu. Sepatu sebagai alas kaki yang tepat untuk melindungi anak saat mulai aktif berjalan.

Banyak orangtua yang memilihkan sepatu dengan motif lucu dan menggemaskan untuk bayinya. Padahal pada kenyataannya kenyamanan dan keamanan sepatu yang digunakan anak adalah kunci utama dalam memilih alas kaki. Tentu si kecil membutuhkan sepatu yang nyaman karena belum mahir menyeimbangkan tubuh.

Sebaiknya cari model sepatu yang sederhana dan mudah dilepas agar anda tidak kerepotan ketika memakaikannya. lalu pilih juga model sepatu yang kokoh. Anda harus mencocokkan ukuran sepatu dengan kaki anak dengan cara memasangkannya langsung.

Sebaiknya untuk memilih ukuran sepatu harus ada cukup ruang bagi jari anak untuk menekuk antara tumit anak dan tumit sepatu. Apalagi kaki bayi cepat tumbuh maka sebaiknya selalu periksa sepatu apakah masih muat atau tidak.

Ketika memilih sepatu anak sebaiknya pertimbangkan alas sepatu anti selip agar anak tidak mudah tergelincir saat belajar berjalan. Pemilihan bahan sepatu juga menjadi pertimbangan. Sebaiknya pilih bahan sepatu yang nyaman, lembut, dan punya sirkulasi udara yang baik.

Disarankan untuk menggunakan sepatu dengan bahan kulit atau kanvas. Hindari sepatu berbahan karet atau plastik karena sirkulasi udara di dalam sepatu tersebut biasanya buruk.

Kaki anak jadi mudah berkeringat dan iritasi ketika sepatu digunakan dalam waktu yang lama. Apalagi ketika kaki anak berkeringat, biasanya si kecil akan risih dan langsung melepas sepatu tersebut.

Perhatikan juga bobot sepatu, pilih sepatu yang ringan agar anak tidak kesulitan mengangkat kaki ketika belajar berjalan. Sepatu yang ringan membuat anak bersemangat untuk terus belajar menapakkan kaki di lantai.

 

3. Kursi Makan Bayi

kursi makan bayi - Acosta Super Food

Kursi makan bayi adalah salah satu benda yang diperlukan untuk anak dibawah 1 tahun ketika mulai mengkonsumsi MPASI. Peralatan satu ini membantu anak yang baru belajar makan agar tetap tenang. Seperti diketahui, ketika si kecil baru berumur 6 bulan ke atas maka sangat aktif untuk bergerak.

Ketika menggunakan kursi makan akan membantu anak untuk tidak terlalu banyak bergerak dan mengurangi resiko tersedak. Apalagi kursi makan biasanya memiliki pengaman untuk mencegah anak jatuh.

Kursi ini akan membantu anak untuk belajar mandiri. Biarkan si kecil memakan makanannya sendiri tanpa disuapi di kursi yang nyaman tersebut. Di awal, ibu bisa mengajarkan anak menggunakan tangannya sendiri untuk makan hingga nanti terbiasa dan mandiri.

Menggunakan kursi makan ini juga membantu anak untuk belajar disiplin. Apalagi anak umur 1 tahun sangat sulit diatur ketika sedang makan, si kecil cenderung bergerak ke sana kemari. Namun hal ini tidak akan terjadi ketika anak duduk di kursinya.

Kursi makan bayi juga menjadi salah satu tempat bermain yang aman. Jadi sembari ibu melakukan tugas lain anak bisa nyaman duduk di kursi tersebut tanpa memiliki resiko jatuh atau terbentur.

Belum lagi saat belajar makan akan ada resiko makanan bayi yang tercecer di sekitarnya. Maka dari itu menggunakan kursi bayi membuat pekerjaan ibu menjadi lebih ringan. Ibu hanya perlu membersihkan kursi tersebut dan makanan tidak mengenai sofa atau bagian lain di rumah.

Kursi kursi makan menjadi salah satu alternatif untuk anak belajar makan bersama dengan keluarga. Hal ini tentu memberikan dampak yang positif bagi si kecil. Diantaranya adalah membiasakan anak untuk melakukan komunikasi dengan sesama anggota keluarga.

Belum lagi anak jadi memiliki kedekatan antara orang tua kakak atau adik. Hal ini juga secara otomatis mempengaruhi perkembangan pola makan anak.

Untuk membuat anak lebih tertarik, lengkapi kursi makan dengan peralatan makan seperti piring, sendok, garpu, dan gelas dari bahan-bahan yang aman. Jangan lupa memilih peralatan makan dengan karakter yang lucu dan sedang trend.

 

4. Toilet Training

Anak berumur dibawah 2 tahun sudah boleh mempergunakan toilet training. Benda ini merupakan salah satu solusi untuk membuat anak lebih mandiri. Sebaiknya ketika menggunakan toilet training, orang baik orang tua atau anak harus memiliki kesiapan.

Kesiapan anak menggunakan toilet training bisa dilihat dari ekspresi si kecil ketika buang air kecil atau besar. Biasanya anak yang siap menggunakan toilet dilihat dari caranya menolak untuk menggunakan diaper. Anak mulai risih ketika memakai diaper dan merasa popok tersebut selalu basah.

Anak yang siap menggunakan toilet training biasanya sudah mampu melepas dan memakai pakaian ketika akan buang air. Anak juga sudah mampu berkomunikasi kepada orang tua perihal pemakaian toilet.

Ketika latihan menggunakan toilet training sebaiknya orangtua harus menyiapkan waktu tersendiri. Karena latihan menggunakan peralatan Ini membutuhkan kesabaran dan jumlah konsentrasi dari orang tua.

Saat anda sedang banyak pekerjaan maka hindari dulu untuk melatih anak menggunakan toilet training ini. Biasanya ketidaksabaran orang tua dalam proses ini bisa memicu kemarahan yang berujung ke trauma anak.

Ajari anak untuk belajar duduk di atas potty chair terlebih dahulu. Apalagi jika si kecil awalnya menolak untuk mencoba duduk atau jongkok diatas toiletnya.

Ketika memilih toilet training, untuk memudahkan prosesnya bisa menambahkan aksesoris seperti pee trainer, bantalan kursi toilet atau cincin toilet.

Agar memudahkan proses toilet training Anda juga bisa menyiapkan barang barang yang dibutuhkan. Misalnya seperti training pants untuk anak latihan tidak buang air kecil di celana.

Ada juga travel potty berbentuk tas yang bisa dibawa ketika bepergian. Pilih yang berbahan ringan agar anak bisa membawa potty-nya sendiri.

 

5. Mainan Edukasi

Mainan edukasi penting untuk mendukung pertumbuhan anak dengan cara yang seru. Dengan memberikan mainan edukasi membuat anak belajar sambil bermain. Ada berbagai alternatif mainan edukasi yang bisa dipilih oleh orang tua.

Untuk anak di bawah 2 tahun orang tua bisa memilih mainan seperti mobil-mobilan dengan berbagai model. Bermain mobil tidak hanya membantu perkembangan motorik anak tapi juga membuat anak memiliki imajinasi. Belum lagi bermain mobil, juga membantu anak untuk mengenal beragam jenis mobil yang ada.

Selain mobil-mobilan, orang tua bisa membelikan anak mainan dengan tema binatang. Mainan ini sangat membantu untuk anak berlatih mengenal dan mengingat nama-nama hewan yang ada di dunia.

Mengenal hewan dan bentuknya juga membantu anak untuk fokus berimajinasi tanpa harus banyak bergerak. Selain tema hewan, Anda juga bisa memilihkan mainan dengan tema huruf atau angka.

Pilihan mainan edukasi lainnya yaitu yang memiliki sumber bunyi seperti xylophone. Alat ini membantu anak peka terhadap suara apalagi xylophone mampu mengeluarkan suara yang unik dan membuat anak tertarik.

Namun saat memilih mainan anak sebaiknya disesuaikan dengan umurnya. Untuk anak 6 bulan anda bisa membelikan mainan dengan warna-warna yang cerah dan mengeluarkan suara.

 

Baby Push Walker - 5 Benda Yang Perlu Di Miliki Oleh Anak Di Bawah 2 Tahun - Acosta

 

 

Lalu untuk anak berusia 1 tahun bisa memilihkan mainan berupa puzzle sederhana agar membantu anak mengenal bentuk dan warna. Anda juga harus memilih mainan dengan bahan-bahan yang aman. Jangan berikan mainan dengan ujung yang runcing pada anak apalagi yang mengandung bahan kimia berbahaya.

Anak usia 1 tahun akan rentan untuk memasukkan mainan ke dalam mulutnya, jadi sebaiknya hindari mainan edukasi dengan ujung yang tajam dan mengandung kimia agar tidak tergigit atau tertelan.

Sebaiknya berikan mainan dengan ukuran tidak terlalu kecil. Mainan yang kecil diawetkan bisa mudah masuk ke dalam mulut atau lubang-lubang lain di tubuh anak. Seperti lubang telinga atau lubang hidung.

 

Demikian beberapa benda yang perlu di miliki oleh bayi di bawah 2 tahun. Hal ini tentu bisa menjadi referensi untuk anda yang sedang bingung untuk mempersiapkan peralatan bagi tumbuh kembang anak. Namun untuk diperhatikan, sebaiknya beli peralatan yang memang benar-benar dibutuhkan oleh bayi anda.

5 Benda Yang Perlu Di Miliki Oleh Bayi Di Bawah 2 Tahun

1. Baby Push Walker 2. Sepatu 3. Kursi Makan Bayi 4. Toilet Training 5. Mainan Edukasi

3 Rekomendasi Mainan Edukasi

1. Mobil-Mobilan 2. Xylophone 3. Puzzle

3 Rekomendasi Baby Push Walker

1. Lion Musical Walker 2. Vtech Baby Walker 3. Pumpee Happy Musical Walker

Artikel terkait