3 Tips Menggunakan Baby Push Walker Untuk Anak

Baby Push Walker - 3 Tips Menggunakan Baby Push Walker Untuk Anak - Acosta

Baby walker adalah sebuah alat untuk membantu si kecil yang sedang dalam proses belajar berjalan. Biasanya orang tua akan mulai memberikan alat ini kepada anak ketika dia sudah mulai bisa berdiri dan menjaga keseimbangannya. Walaupun, ternyata tidak semua orang tua setuju dengan penggunaan baby push walker.

Di pasaran, saat ini Anda bisa menemukan berbagai variasi push walker untuk bayi. Ada merek yang mengunggulkan fitur edukasi seperti musik, lampu warna-warni, mainan, dan sebagainya. Namun, yang tak kalah penting dari semua fitur pada push walker adalah sisi keamanannya dan cara penggunaannya.

Baby Push Walker - Acosta Super Food

Pro dan Kontra Baby Walker

Ya, itu karena banyak ahli mengatakan bahwa baby walker bahaya untuk anak. Jadi, tidak disarankan bagi para orang tua untuk memaksa bayinya belajar berjalan dengan alat tersebut. Di sisi lain, ada pula yang mengatakan alat ini masih cukup efektif untuk mempercepat proses belajar si kecil.

Dari pro dan kontra tersebut, sebenarnya ada banyak faktor yang memengaruhi apakah push walker aman atau berbahaya.

Di Kanada misalnya, baby walker sudah tidak boleh lagi dijual di pasaran karena banyaknya laporan kecelakaan. Seringkai anak-anak terjatuh, terguling atau terbentur akibat kurangnya pengawasan. Selain itu penyebabnya diduga karena alat ini memungkinkan bayi berjalan lebih cepat dari seharusnya.

Tetapi baby walker sebenarnya sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga seharusnya aman. Salah satunya dengan bentuk push walker terbaru, di mana berguna untuk melatih otot-otot kaki si kecil. Di mana nantinya, otot kaki bagian atas itulah yang sangat penting ketika anak sudah mulai bisa berjalan.

Namun dengan berbagai alasan, penggunaan baby walker atau push walker tetap tidak dianjurkan di beberapa negara.

Cara Menggunakan Baby Push Walker dengan Aman

Beberapa orang tua, termasuk Anda, mungkin tidak bisa mendampingi anaknya 100 persen saat dia sedang belajar berjalan. Sebab, ini memang sangat membutuhkan perhatian ekstra dari orang dewasa yang mendampinginya. Jadi, penggunaan baby walker tidak bisa sepenuhnya disalahkan atau dilarang.

Pertanyaannya, apabila memang harus menggunakannya, bagaimana cara menggunakan baby walker yang aman?

1. Disesuaikan dengan Perkembangan Anak

Sebagai orang tua, pernahkah terbesit keinginan agar si buah hati bisa berkembang dengan cepat? Seharusnya proses ini dibiarkan secara alami, bukan dipaksakan. Dimulai dari bisa duduk, merangkak dan mulai berdiri walaupun belum tegap.

Sebenarnya tidak masalah jika Anda ingin menggunakan baby push walker, asalkan anak benar-benar sudah siap. Pada momen tersebut, perlahan tapi pasti dia akan belajar bagaimana melangkahkan kakinya ke depan dan berjalan. Memang, setiap anak memerlukan waktu adaptasi yang berbeda dengan alat ini.

Akan tetapi, ternyata alat ini juga tidak boleh digunakan terlalu lama. Pakailah seperlunya saja selagi ada waktu luang untuk bermain dengan anak. Menggunakan push walker terlalu lama untuk bayi dikhawatirkan akan berdampak kurang baik pada perkembangannya.

2. Selalu Dampingi Anak

Peristiwa kecelakaan dengan baby push walker paling sering terjadi karena orang tua terlalu percaya dengan alat tersebut. Misalnya menemani anak sambil bermain ponsel, menonton TV atau mengobrol dengan orang lain. Padahal, itu hanya sebuah alat bantu yang tidak bisa dikontrol sesuai keinginan.

Bahkan sebenarnya kontrol baby push walker sepenuhnya ada pada anak yang membawanya. Jadi, betapa berbahayanya jika tidak ada pengawasan orang dewasa di sekitarnya.

Itulah alasan mengapa Anda perlu mendampingi anak yang sedang belajar jalan menggunakan push walker. Jangan lengah sehingga dia menggerakkan rodanya terlalu kencang sampai terguling.

Selain itu perhatikan juga lingkungan di sekitarnya, apakah ada benda-benda berbahaya atau sudah aman. Maka dari itu disarankan untuk memiliki ruang khusus bermain untuk bayi atau setidaknya di tempat yang agak terbuka seperti teras rumah.

3. Pandu Anak Sampai Terbiasa

Pernahkah Anda merasa bingung ketika dihadapkan dengan alat elektronik baru? Bagi bayi, hal tersebut mungkin juga ada di benaknya ketika pertama kali menggunakan push walker. Di sini peran orang tua adalah memandunya dan membiasakannya anak agar bisa menggunakan alatnya.

Ajari si kecil cara memegang push walker dan bertumpu pada pegangannya. Lalu biarkan dia mendorong dengan langkah kecilnya sampai bisa menjalankan alat tersebut.

Itulah alasan mengapa keamanan pada push walker juga sangat penting diperhatikan ketika membelinya. Apakah anak akan aman saat bertumpu dan berpegangan pada alatnya. Sebab mungkin ada beberapa merek yang engselnya mudah lepas jika ditekan terlalu keras.

Tips Membeli Push Walker yang Aman

Bukti tentang bahaya baby walker dorong ini masih belum cukup untuk membuatnya dilarang di beberapa negara. Pasalnya, tidak sedikit produsen kreatif yang berinovasi memperketat keamanan push walker dengan desain baru. Misalnya ada push walker yang dibaut tanpa roda atau berukuran lebih besar dari pintu.

Nah, jika Anda berminat membeli salah satu jenis baby walker, perhatikan tips-tips berikut ini.

Sit-in atau Push?

Nah, jika sedari tadi Anda bingung apa bedanya baby walker dan push walker, sebenarnya ini hampir sama. Perbedaannya hanya dari segi bentuk dan bagaimana cara bayi menjalankannya.

Umumnya memang dua jenis baby walker yang dijual di pasaran, yaitu sit-in dan push. Bentuknya berbeda, lantas apakah hasil yang didapatkan juga berbeda?

Sit-in baby walker adalah jenis paling sering dicari oleh orang tua di Indonesia. Bayi bisa duduk di dalamnya dan berjalan dengan bantuan roda-roda kecil di bawahnya. Tetapi ada beberapa kekurangan yang mungkin akan jadi bahan pertimbangan Anda, yaitu:

    • tidak melatih otot kaki anak secara maksimal.
    • keseimbangannya tidak terlatih karena anak bisa duduk dan bersandar.
    • berisiko menabrak barang di sekitarnya atau dinding karena pada beberapa merek rodanya bisa berjalan ke segala arah.

Baby Push Walker - 3 Tips Menggunakan Baby Push Walker Untuk Anak - Acosta

Sementara itu push baby walker dianggap lebih minim risiko karena bayi berdiri di belakang dan mendorongnya. Meski tidak sepopuler jenis sit-in, namun ini jenis ini layak dicoba oleh para orang tua. Beberapa kelebihan push walker antara lain:

    • anak berada di belakang alat sehingga lebih aman.
    • lebih melatih otot-otot kaki dan kemampuan berjalannya.
    • alat tidak akan bergerak liar karena rodanya hanya bisa berjalan maju dan mundur.

Kendati demikian, apakah itu sit-in atau push walker, yang paling penting adalah apakah aman atau tidak. Pastikan bahwa si kecil tetap mendapat ruang gerak yang cukup supaya tidak terkekang oleh alat bantunya. Dengan begitu perkembangannya pun akan lebih cepat ke depannya.

Keamanan dari Baby Walker

Setiap merek menawarkan desain yang beragam untuk baby walker. Oleh karenanya, pastikan Anda memperhatikan betul tingkat keamanannya. Baby walker tersebut harus memenuhi kriteria seperti berikut:

    • rangkanya kokoh dan stabil sehingga kuat dijadikan tumpuan anak.
    • dilengkapi karet pada rodanya sehingga bisa meminimalkan gesekan.
    • kecepatan roda bisa diatur atau minimal tidak melaju terlalu cepat.

Setelah dibeli, Anda juga perlu melakukan pengecekan sebelum digunakan. Misalnya memeriksa bagian-bagian kecil yang rentan lepas supaya tidak membahayakan anak saat ada di atasnya.

Penting juga untuk mengencangkan komponen yang lepas supaya tidak dimasukkan ke dalam mulut oleh si kecil. Ya, meski terlihat seperti mainan biasa, namun penggunaan baby push walker ini memang harus sangat hati-hati.

Adanya Fitur Tambahan

Setelah semua pertimbangan tadi, baru berikutnya Anda pikirkan soal memilih push walker yang punya fitur tambahan. Banyak produsen biasanya menyematkan mainan edukasi untuk menstimulasi perkembangan motorik anak.

Misalnya push walker yang memiliki fitur musik, sehingga saat belajar berjalan anak merasa lebih ceria. Warna yang beragam juga akan membuat anak lebih bersemangat belajar berjalan. Namun, harga push walker dengan fitur-fitur yang lengkap tentu agak lebih mahal.

Baby Music - Acosta

Beberapa Merek Baby Push Walker Terbaik

Terlepas dari pro kontra tentang baby walker, apapun itu jenisnya, di Indonesia alat ini masih lazim digunakan. Nah, ketika anak sudah terlihat mulai belajar berjalan, mungkin Anda perlu melihat-lihat katalog harga. Supaya tidak bingung, di bawah ini adalah beberapa rekomendasi baby push walker terbaik.

1. Brilliant Basics Corn Popper

Merek : Fisher − Price

Harga : Rp500.000 – Rp600.000

Fisher-Price membuat sebuah alat belajar jalan bayi dengan desain yang sederhana dan harganya sangat terjangkau. Tidak ada terlalu banyak aksesoris di sana sehingga lebih ringan saat didorong oleh si kecil.

Gagang penyangganya cukup panjang, tetapi pada bagian pegangan tangannya terlihat agak kecil. Jadi sepertinya Anda harus menyesuaikan ukuran pegangannya dengan ukuran tangan anak.

2. Smart Learn & Giggle Carnival

Merek : Bebe Smart

Harga : Rp300.000

Dibanderol mulai Rp300 ribuan, push walker keluaran Bebe Smart ini sangat cocok untuk anak perempuan. Warnanya didominasi putih dan pink serta dilengkapi cukup banyak mainan edukasi. Selain belajar berjalan, anak juga bisa melatih kemampuan motoriknya dengan menekan mainan-mainan yang mengeluarkan bunyi.

Beberapa komponen bisa dilepas supaya push walker mudah dibersihkan. Namun yang terpenting adalah adanya fitur pengaturan kecepatan roda sehingga sangat aman untuk anak. Anda bisa melihat berbagai review push walker Bebe Smart sebelum membeli produk ini.

3. iLearn Push Walker

Merek : iPlay

Harga : Rp1.400.000 – Rp1.600.000

Berikutnya ada merek push walker terkenal yang harganya memang relatif tinggi. Pasalnya, selain sebagai push walker ternyata alat ini juga memiliki beberapa fungsi lain. Salah satunya adalah bisa menjadi meja dan punya banyak mainan.

Terdapat banyak tombol, yang jika ditekan akan mengeluarkan suara-suara unik untuk melatih kemampuan mendengar anak. Jika ingin fungsi all-in-one dan praktis, iPlay iLearn Push Walker cocok untuk Anda.

4. Chomp & Clack Alligator Push Toy

Merek : Melissa & Doug

Harga : Rp700.000 – Rp1.000.000.

Berbeda dengan yang lain, Melissa & Doug membuat baby push walker dari material kayu. Itu membuat rangkanya lebih kokoh, namun dirancang supaya tetap ringan saat didorong. Permukaannya juga halus sehingga sangat nyaman di tangan anak.

Sesuai nama serinya, di bagian depan push walker terdapat mainan berbentuk buaya. Mainan tersebut akan bergerak ketika alatnya didorong oleh si kecil. Anda bisa membelinya jika ingin memberi pengalaman berbeda untuk anak.

5. Happy Musical Walker

Merek : Pumpee

Harga : Rp400.000 – Rp5.000.000.

Pumpee Happy Musical Walker ini seperti push walker pada umumnya, dilengkapi pegangan dan empat roda di depannya. Namun secara ukuran, paling ideal usia minimal untuk mainan ini adalah 9 bulan.

Kelengkapan seperti mainan edukasi dapat mendorong perkembangan sistem motorik anak. Dengan berbagai fitur tersebut, harganya ternyata relatif terjangkau yaitu mulai Rp400 ribuan saja.

Jika masih bingung, Anda mungkin bisa berkonsultasi dengan dokter agar menemukan baby walker rekomendasi dokter. Di sini merek dan harga sangat menentukan kualitas dan fitur-fitur apa saja yang ditawarkan.

Dengan mengetahui cara menggunakan push walker secara baik dan benar, Anda tidak perlu lagi merasa khawatir. Memang ada banyak pendapat di luar sana, tetapi kuncinya adalah pengawasan dari orang tua. Di atas tadi terdapat banyak rekomendasi terbaik seperti Pumpee Push Walker, Bebe Smart dan sebagainya.

Bagaimana cara menggunakan baby alker dengan aman ?

Disesuaikan dengan perkemangan anak, Selalu dampingi anak, dan Pandu anak sampai terbiasa,

Bagaimana tips membeli baby walker yang aman ?

Pilih sit-in walker atau push walker, Lihat keamanan baby walker, Adanya fitur tambahan

Apa saja aby push walker yang direkomendasikan?

Brilliant basics corn popper, Smart learn &giigle carnival. ilearn push walker, chomp &clack Alligator push toy, Happy musical walker,

Artikel terkait